Ustad Bachtiar Nasir: Umat Islam Wajib Jaga NKRI

0
110

Surabaya, Seruji.com – Ribuan orang nampak memenuhi area pelataran Masjid Al Falah yang berlokasi di Jalan Raya Darmo, Surabaya, Sabtu (28/1). Mereka hadir dalam rangka mengikuti Tabligh Akbar dengan tema “Aksi Bela Ulama, Tegakkan Keadilan, Stop Kriminalisasi Ulama Demi Tegaknya NKRI #SPIRIT212”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh 75 ormas Islam se-Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF). Dalam kegiatan tersebut, para ulama lintas ormas Islam bergantian memberikan taushiyah tentang adanya upaya-upaya kriminalisasi ulama yang dilakukan oleh sekelompok oknum di tubuh kepolisian. Dan puncak acara adalah taushiyah yang disampaikan langsung oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) KH. Bachtiar Nasir.

Kepada seluruh jama’ah yang hadir, Ketua GNPF-MUI KH. Bachtiar Nasir menyerukan agar tetap menjaga persaudaran dengan sesama Muslim dan dengan lembaga-lembaga negara lainnya. UBN, sapaan akrab Bachtiar, menolak keras jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa umat Islam itu anti-NKRI atau anti-kebhinnekaan. UBN juga menolak jika umat Islam hendak dibenturkan dengan lembaga-lembaga lainnya. “Ada orang yang ingin membenturkan umat dengan polisi. Ada juga yang ingin membenturkan umat dengan PDIP. Mereka saudara kita, bukan?” tanya UBN yang lalu diiyakan serentak oleh jama’ah.

Lebih lanjut, UBN juga mempertanyakan mengapa orang yang mengibarkan bendera Merah Putih dengan lambang Tauhid di dalamnya ditangkap. Sedangkan ada orang lain yang menggambari bendera Merah Putih dengan lambang sebuah band terkenal atau aksi “Dukung Ahok” malah dibiarkan bebas. UBN menyatakan bahwa kalimat Tauhid adalah sebuah penghormatan, bukan pelecehan terhadap bendera Merah Putih. “Ingat, Indonesia tidak akan merdeka jika tidak ada ‘Laa ilaaha illallah’. Kota Surabaya ini tidak akan ada jika tidak ada ‘Laa ilaaha illallah’,” tegas UBN.

Terakhir, UBN menegaskan bahwa umat Islam turut berkewajiban untuk menjaga NKRI. UBN menyatakan bahwa rasa persatuan umat Islam yang dirasakan akhir-akhir ini harus dapat menjaga keutuhan NKRI dari serbuan paham-paham sesat dan terlarang yang ingin menghancurkan NKRI. “Kalau ada yang gagal paham umat Islam tidak jaga NKRI, mungkin elu yang shalawatan melulu. Ayo sekarang kita sama-sama nyanyikan lagu-lagu kebangsaan,” ujar UBN sembari mengajak jama’ah untuk bersama-sama menyatakan isi Pancasila dan menyanyikan lagu “Hari Merdeka (17 Agustus)”.


Sebelum UBN hadir, jama’ah mendengarkan ceramah singkat dari beberapa ulama lintas ormas, di antaranya Ust. Haidar Usman bin Sef (Pondok Pesantren Al Mustaqballana, Magetan), KH. Muhammad Maksum (Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso), KH. Ibanan (Muhammadiyah), Ust. M. Achwan (Jamaah Ansharusy Syariah), KH. Sudarno Hadi (Pimpinan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), KH. Muhammad Sholeh Drehem (Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia), Habib Haidar Al Hamid (Ketua Front Pembela Islam Jawa Timur), Habib Muhsin Al Attas (Ketua Umum DPP Front Pembela Islam), dan Ust. Muhammad Al Khaththath (Sekjen GNPF MUI). Jama’ah yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Surabaya saja, tetapi juga dari kota-kota di sekitarnya, hingga dari luar Jatim seperti Bali. (ALA)

 

Reportase: Aulia Luqman Aziz, kontributor Seruji di Malang.
Foto: Firman Arifin

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Jazuli Juwaini

Politisi PKS: Ulama dan Umat Islam Adalah Penjaga Pancasila dan NKRI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan bahwa ulama dan umat Islam selama ini telah berperan penting...

Risma Target 700 Tanah Pemkot Tersertifikasi Tahun Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menarget sertifikasi 700 tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun 2017. Dari jumlah itu, 230 sertifikat...
gunung agung

82 Angkot Gratis Siaga Antar Siswa Pengungsi Gunung Agung

KLUNGKUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 82 unit angkutan kota (angkot) yang beroperasi mengantar jemput siswa dan para pengungsi Gunung Agung secara gratis akan disiagakan Pemerintah...
Nobar G30S/PKI

DPW PAN Jatim Gelar Nobar Film G30S/PKI

SURABAYA - DPW PAN Jatim akan menggelar nonton bareng (nobar) film G30S/PKI yang dijadwalkan akan digelar di kantot DPW PAN Jatim, pada tanggal 29...

Dr. Ahmad Sofian, SH, MA

Dr. Ahmad Sofian, SH, MA, pakar hukum pidana yang terlahir di Medan, 29 September 1971 ini merupakan seorang pakar hukum yang mempunyai rasa kemanusiaan...

Soal Tanah, Ratusan Massa ‘Gruduk’ Kantor BPN Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ratusan massa yang tergabung dalam elemen Gerakan Rakyat Untuk Daulat Agraria (GARUDA) geruduk kantor BPN Jawa Timur di Jalan Gayungsari,...