Ustad Bachtiar Nasir: Umat Islam Wajib Jaga NKRI

0
152

Surabaya, Seruji.com – Ribuan orang nampak memenuhi area pelataran Masjid Al Falah yang berlokasi di Jalan Raya Darmo, Surabaya, Sabtu (28/1). Mereka hadir dalam rangka mengikuti Tabligh Akbar dengan tema “Aksi Bela Ulama, Tegakkan Keadilan, Stop Kriminalisasi Ulama Demi Tegaknya NKRI #SPIRIT212”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh 75 ormas Islam se-Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF). Dalam kegiatan tersebut, para ulama lintas ormas Islam bergantian memberikan taushiyah tentang adanya upaya-upaya kriminalisasi ulama yang dilakukan oleh sekelompok oknum di tubuh kepolisian. Dan puncak acara adalah taushiyah yang disampaikan langsung oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) KH. Bachtiar Nasir.

Kepada seluruh jama’ah yang hadir, Ketua GNPF-MUI KH. Bachtiar Nasir menyerukan agar tetap menjaga persaudaran dengan sesama Muslim dan dengan lembaga-lembaga negara lainnya. UBN, sapaan akrab Bachtiar, menolak keras jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa umat Islam itu anti-NKRI atau anti-kebhinnekaan. UBN juga menolak jika umat Islam hendak dibenturkan dengan lembaga-lembaga lainnya. “Ada orang yang ingin membenturkan umat dengan polisi. Ada juga yang ingin membenturkan umat dengan PDIP. Mereka saudara kita, bukan?” tanya UBN yang lalu diiyakan serentak oleh jama’ah.

Lebih lanjut, UBN juga mempertanyakan mengapa orang yang mengibarkan bendera Merah Putih dengan lambang Tauhid di dalamnya ditangkap. Sedangkan ada orang lain yang menggambari bendera Merah Putih dengan lambang sebuah band terkenal atau aksi “Dukung Ahok” malah dibiarkan bebas. UBN menyatakan bahwa kalimat Tauhid adalah sebuah penghormatan, bukan pelecehan terhadap bendera Merah Putih. “Ingat, Indonesia tidak akan merdeka jika tidak ada ‘Laa ilaaha illallah’. Kota Surabaya ini tidak akan ada jika tidak ada ‘Laa ilaaha illallah’,” tegas UBN.

Terakhir, UBN menegaskan bahwa umat Islam turut berkewajiban untuk menjaga NKRI. UBN menyatakan bahwa rasa persatuan umat Islam yang dirasakan akhir-akhir ini harus dapat menjaga keutuhan NKRI dari serbuan paham-paham sesat dan terlarang yang ingin menghancurkan NKRI. “Kalau ada yang gagal paham umat Islam tidak jaga NKRI, mungkin elu yang shalawatan melulu. Ayo sekarang kita sama-sama nyanyikan lagu-lagu kebangsaan,” ujar UBN sembari mengajak jama’ah untuk bersama-sama menyatakan isi Pancasila dan menyanyikan lagu “Hari Merdeka (17 Agustus)”.


Sebelum UBN hadir, jama’ah mendengarkan ceramah singkat dari beberapa ulama lintas ormas, di antaranya Ust. Haidar Usman bin Sef (Pondok Pesantren Al Mustaqballana, Magetan), KH. Muhammad Maksum (Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso), KH. Ibanan (Muhammadiyah), Ust. M. Achwan (Jamaah Ansharusy Syariah), KH. Sudarno Hadi (Pimpinan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), KH. Muhammad Sholeh Drehem (Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia), Habib Haidar Al Hamid (Ketua Front Pembela Islam Jawa Timur), Habib Muhsin Al Attas (Ketua Umum DPP Front Pembela Islam), dan Ust. Muhammad Al Khaththath (Sekjen GNPF MUI). Jama’ah yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Surabaya saja, tetapi juga dari kota-kota di sekitarnya, hingga dari luar Jatim seperti Bali. (ALA)

 

Reportase: Aulia Luqman Aziz, kontributor Seruji di Malang.
Foto: Firman Arifin

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...