Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

0
108
Ustadz Mokhammad Nasih
Pengasuh Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), Ustadz Mokhammad Nasih saat jumpa pers. (Foto: Amal/SERUJI).

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan bahwa eks lokalisasi Dolly masih buka dan pondok pesantren Jauharotul Hikmah akan dijual.

Disampaikan Nasih, munculnya berita ini diawali ketika ada beberapa orang yang mengaku berasal dari komunitas penulis. Mereka melakukan liputan di pondok pesantren Jauharotul Hikmah pada tanggal 10 November 2017.

Singkat cerita, lanjut Nasih, setelah melakukan liputan, muncul berita broadcast serta di media sosial yang menuliskan bahwa pondok pesantren Jauharotul Hikmah akan dijual. Parahnya lagi, dalam tulisan itu menyebutkan bahwa Dolly masih buka.

“Padahal kenyataannya sejak ditutup tahun 2014, Dolly dan jarak tidak ada aktivitas prostitusi dan hiburan malam. Lebih dari itu, Pemkot sering melakukan operasi secara rutin di kawasan Dolly dan jarak,” kata Nasih di Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah jalan Putat Jaya 4B Timur No 4, Surabaya, Senin (20/11).

Selain itu, Nasih juga mengklarifikasi tulisan yang menyatakan bahwa pondok pesantren JH akan dijual. Dia menegaskan bahwa pesantren ini tidak dijual, melainkan ingin memperluas lagi tempatnya karena sudah tidak cukup untuk menampung banyaknya santri.

“Bukan dijual, tetapi lebih tepatnya membantu pembelian rumah yang ada di samping pesantren. Kami sudah membayar uang sebesar 100 juta dan masih kurang 200 juta lagi. Nah, untuk segera melunasi uang 200 juta itu, bahasa saya “menjual” (wakaf amal shaleh) yang dalam arti sesungguhnya, mengajak masyarakat yang berkenan membantu untuk keberlangsungan pendidikan di pesantren JH demi kebaikan dan kemajuan Islam,” terang Nasih.

Sementara Camat Sawahan, Yunus sependapat dengan Ust.Nasih. Dia menegaskan bahwa berita di media sosial yang mengatakan Dolly buka kembali, tidak benar. Baginya, sejak Dolly ditutup Pemkot telah banyak memberikan pelatihan wirausaha dan usaha alih fungsi terhadap warga untuk mandiri dan kehidupan masyarakat saat ini jauh lebih tenang.

“Kalaupun ada yang mau coba-coba langsung kita tindak,” tegas Yunus. (Amal/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kolombia Berhasil Singkirkan Polandia Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Perjalanan Kolombia di Piala Dunia kembali mendapat harapan berkat kemenangan 3-0 atas Polandia di Grup H pada malam yang panas di Kazan...

Jepang Tahan Imbang Senegal 2-2

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Tim nasional sepak bola Jepang bermain imbang 2-2 saat menghadapi kesebelasan Senegal dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2018 yang dihelat di...

Inggris Pesta Gol Lawan Panama 6-1

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Inggris berpesta gol atas Panama 6-1 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 yang dihelat di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Rusia,...

Jelang Hari Pencoblosan, Muhammadiyah Minta Pemerintah dan Aparat Netral

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menjelang hari pecoblosan Pilkada serentak 2018 yang jatuh pada Rabu, 27 Juni 2018, Pimpinan Pusan Muhammadiyah meminta pemerintah dan aparat negara...

Inilah Daftar Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2018, Hingga Hari ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Piala Dunia 2018 Rusia sudah menjelang akhir babak penyisihan group. Beberapa pemain telah berhasil menorehkan prestasi dengan mencetak gol ke gawang...