Satgas Percepat Pembangunan 440 Rumah Terdampak Bencana

0
52
pembangunan rumah
Korem 081/DSJ renovasi rumah korban banjir dan tanah longsor (Foto: Jtv Madiun)

PACITAN, SERUJI.CO.ID – Satuan Tugas Kedaruratan Bencana Kabupaten Pacitan, Jawa Timur menargetkan percepatan pembangunan 440 unit rumah korban banjir bandang dan tanah longsor daerah tersebut rampung maksimal pertengahan Januari 2018.

Komandan Satgas Kedaruratan Bencana Pacitan yang juga Dandim 0801 Pacitan Letkol (Kav) Aristoteles Lawitang, di Pacitan, Ahad (10/12), menyatakan percepatan dilakukan sesuai instruksi Presiden Jokowi saat berkunjung dan meninjau penanganan pascabencana di daerah itu, sehari sebelumnya.

“Untuk awal, sepekan ini kami fokuskan dulu pengerjaan rehabilitasi di wilayah Ploso, pekan depan baru kita perluas ke beberapa daerah lain yang masuk skenario pemulihan tahap pertama,” katanya.

Aristoteles mengatakan, perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (pemulihan) itu merupakan hasil koordiasi yang terus dilakukan lintas sektoral yang terlibat dalam penanganan pascabencana di Pacitan.

Hasilnya, sebagaimana juga arahan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, target penyelesaian rehabilitasi rumah yang rusak/ambruk total maupun hanyut terbawa banjir bakal diselesaikan dalam tempo 25 hari, terhitung mulai Sabtu (9/12).

“Pokoknya target pertengahan Januari lah selesai,” katanya.

Untuk mempercepat rehabilitasi rumah yang rusak berat atau pun pembangunan baru bagi korban yang huniannya hilang atau ambruk total, personel pasukan Zeni dari Korem 081/Dirotsaha Jaya Madiun dikerahkan.

Rehabilitasi itu dibantu jajaran kodim dari wilayah sekitar, tak kurang dari 1.000 personel dikerahkan untuk membantu percepatan proses pemulihan pascabencana, khususnya di titik-titik daerah yang terdampak parah, seperti wilayah Kecamatan Pacitan, Arjosari, dan Kebonagung.

TNI tak sepenuhnya bekerja sendiri, melainkan juga dibantu swadaya masyarakat dan tenaga ahli bangunan untuk mempercepat proses pemulihan hunian penduduk yang rusak berat.

Total rumah rusak, mengacu data di Posko Satgas Kedaruratan Bencana Pacitan hingga saat ini tercatat sebanyak 6.603 unit yang tersebar di 12 kecamatan.

Dari jumlah itu, sekitar 2.000 unit di antaranya berstatus rusak berat atau tidak layak ditempati karena lingkungannya rawan longsor susulan, sehingga tidak memungkinkan dijadikan hunian.

“Prioritas penerima bantuan rehab rumah yang diputuskan untuk tahap pertama ini adalah mereka yang berstatus pengungsi dan tidak mungkin kembali karena rumahnya yang rusak berat atau di lokasi yang tidak aman untuk tinggal,” ujarnya.

Setelah di Kelurahan Ploso, proses pembangunan atau rehabilitasi rumah selanjutnya dijadwalkan diperluas ke beberapa desa/kelurahan di wilayah Kota/Kecamatan Pacitan, Arjosari, dan Kebonagung. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...