Santri Tebuireng Jombang Juara Debat Konstitusi Kitab Kuning

JOMBANG, SERUJI.CO.ID – Santri Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di “Ma’had Aly Hasyim Asy’ari” (MAHA) Tebuireng, berhasil meraih juara dua dalam debat konstitusi berbasis kitab kuning yang digelar dalam rangkaian “Musabaqah Qiraatil Kutub” (MQK) Ke-VI Tingkat Nasional 2017.

“Mudir” MAHA Tebuireng, Kabupaten Jombang, KH Nur Hannan mengemukakan kegiatan tersebut diikuti perwakilan ma’had aly se-Indonesia. Acara itu berlangsung akhir pekan lalu. Tim dari Pesantren Tebuireng, Jombang, berjuang semaksimal mungki dan pada babak penyisihan, tim berhasil unggul dari tim Ma’had Aly At-Thawalib Parabek, Sumatera Barat.

“Pada babak semifinal, tim MAHA menyisihkan tim Ma’had Aly Asshiddiqiyah Jakarta, dan di babak final ketemu dengan tim Ma’had Aly Miftahul Huda Tasikmalaya, Jawa Barat,” kata Nur dalam rilisnya, Ahad (10/12).

Ia mengemukakan, tim dari MAHA Tebuireng, Kabupaten Jombang, harus puas di posisi dua. Untuk Ma’had Aly Miftahul Huda Tasikmalaya akhirnya menjuarai lomba debat yang diikuti oleh 12 ma’had aly ini, sedangkan juara tiga ditempati oleh tim Ma’had Aly Al-Mubaarok Wonosobo, Jawa Tengah.

Juri, katanya, menilai tim MAHA Tebuireng sebenarnya lebih unggul dalam penguasaan kitab kuning dan dari sisi penyampaian ide. Bahkan, adu argumentasi dalam debat hampir merata, disampaikan oleh semua anggota tim.

Saat di babak final, peserta diminta berdebat tentang tema “Legalisasi nikah siri”. Tim MAHA Tebuireng, Jombang, mendapatkan undian sebagai tim pro terhadap nikah siri, sedangkan Tim Ma’had Aly Tasikmalaya sebagai tim kontra.

“Terus terang, tim kami agak kesulitan menyampaikan ide dan argumentasi yang mendukung dilegalkannya nikah siri. Sementara pihak lawan lebih menguasai bahan untuk menolaknya,” terang pria yang turut merintis pendirian MAHA Tebuireng, Jombang, ini.

Walaupun sempat kesulitan, dia bersyukur tim dari Tebuireng masih mampu menduduki peringkat kedua, mengingat persiapan yang dilakukan relatif pendek. Bahkan, tim yang telah ditunjuk sempat mundur, sehingga harus mencari penggantinya.

“Pada saat persiapan, tim yang sudah kita tunjuk dan bimbing tiba-tiba mengundurkan diri. Sehingga, kami harus menyiapkan tim pengganti dengan persiapan yang sangat singkat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Zayadi mengatakan kegiatan tersebut baru digelar pertama kali dan menjadi salah satu ikhtiar Kemenag untuk meneguhkan semangat nasionalisme dan kebangsaan berbasis pemahaman ke-Islaman, terutama merujuk pada literatur kitab kuning di pondok pesantren.

Zayadi mengatakan, selama ini masih ada sebagian kelompok Muslim yang masih mempertentangkan antara pemahaman ke-Islaman dengan nasionalisme. Mereka menganggap nasionalisme bukan bagian dari ajaran Islam.

“Kami ingin meyakinkan kepada umat Muslim, bahwa jika mengkaji pada sumber dan literatur ke-Islaman yang otoritatif, sesungguhya antara ke-Islaman dan semangat kebangsaan itu tidak ada pertentangan sama sekali. Pondok pesantren telah membuktikan itu semua,” pungkasnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER