Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menerima kunjungan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Jatim di Gedung Patuh Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Senin (19/10) siang.

Pada kesempatan tersebut, Irjen Fadil menyampaikan permintaan bantuan kepada pengurus AMSI untuk terus mengeluarkan produk berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik dan turut serta berperang melawan berita hoaks.

“Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi,” kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (19/10).

Pengurus AMSI Jatim, selain bersilaturahim juga mengundang Kapolda untuk hadir pada Konferensi Wilayah 2 AMSI Jatim yang akan diadakan pada Sabtu (24/10) mendatang.

Konferwil 2 AMSI Jawa Timur yang akan dilaksanakan di Hotel Ciptaningati, Kota Batu, akan dihadiri dan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Semoga acaranya berjalan dengan lancar, selamat berkonferensi. Mudah-mudahan dalam agenda kegiatan AMSI selanjutnya kita bisa bergabung,” harap Irjen Fadil.

Sementara itu, Ketua AMSI Jawa Timur, Arief Rahman mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Polda Jatim perihal pemberitaan yang bersifat edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Kita siap melakukan kolaborasi, sinergi positif dengan Polda Jatim dan seluruh instansi untuk bersama menghadapi persoalan yang sangat berat pandemi Covid-19. Butuh sinergi dengan berbagai pihak, terutama media sebagai salah satu sumber informasi dan referensi yang akurat dan terpercaya,” terang Arief.

Menurut Arief, Irjen Fadil memahami betul latarbelakang berdirinya AMSI, yang salah satu misinya adalah memerangi berita hoax.

“Alhamdulillah pak Jenderal Fadil Imran cukup mengenal AMSI, waktu deklarasi pertama AMSI di Dewan Pers beliau hadir. Sehingga, beliau paham AMSI ini dibutuhkan supaya media bisa profesional, kredibel, melakukan kerja jurnalistik secara profesional. Beliau juga punya background di cyber crime dan memahami pola-pola yang dilakukan masyarakat melalui jaringan internet,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER