Petugas Gabungan Evakuasi Kerangka Manusia Korban Longsor

PONOROGO, SERUJI.CO.ID – Petugas gabungan dari Polsek dan Koramil Pulung, Taruna Siaga Bencana bersama masyarakat melakukan evakuasi kerangka dua manusia diduga korban bencana longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur.

Kapolsek Pulung AKP Denny F, Jumat (27/4) mengatakan petugas gabungan dan masyarakat melakukan evakuasi dengan cara menggali timbunan tanah di lokasi Sektor B bencana longsor yang terjadi pada 1 April 2017.

Petugas gabungan dari Polsek Pulung, Koramil Pulung, Tagana bersama masyarakat melakukan penggalian tanah di Sektor B tanah longsor. Menemukan kerangka dua mayat pada Kamis (26/4).

Menurut Denny, kerangka mayat yang ditemukan sulit dikenali ciri-ciri fisiknya. Namun petugas bisa menduga jenis kelamin dari pakaian yang masih menyatu di tubuh kerangka mayat.

Jasad pertama sudah tidak utuh. Bagian yang ditemukan hanya batas pinggang sampai kaki. Mengenakan celana jeans potongan sampai lutut dan sabuk hitam, diperkirakan berjenis kelamin laki-laki, ujarnya.

Sedangkan penemuan yang kedua, lanjutnya, relatif masih utuh. Dengan ciri fisik dan pakaian yang dikenakan, diduga berjenis kelamin perempuan.

Penemuan kedua, berambut panjang memakai baju warna merah dan corak motif bunga bergaris. Juga mengenakan BH warna pink, diperkirakan berjenis kelamin perempuan, ujarnya memperkirakan.

Untuk mencari kepastian identitas kedua jasad, kata dia, Polsek Pulung mengirimkannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hardjono Ponorogo menggunakan kendaraan ambulans Puskesmas Pulung guna dilakukan proses identifikasi.

Seperti diketahui, di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo terjadi tebing longsor yang menimbun 28 orang. Hingga saat ini sebagian besar korban belum ditemukan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER