Penegakan Perda Pasar Tradisional Tak Maksimal, Disperindag Disorot Kinerjanya

0
26
Ketua Komisi B DPRD Jatim Achmad Firdaus.

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kembali komisi B DPRD Jatim mengkritisi kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Jatim. Setelah masuknya buah import ke Jatim yang begitu bebas, kini keberadaan pasar modern yang menjamur di Jatim.

“Pasar tradisional di Jatim akan terkikis karena menjamurnya pasar modern. Disperindag Jatim tampaknya kurang maksimal dalam penegakan Perda No 3/2008 tentang perlindungan pasar Tradisional di Jatim,” ungkap Ketua Komisi B DPRD Jatim, Achmad Firdaus saat ditemui di kantornya, Selasa (14/11).

Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya minta agar Disperindag Jatim menegakkan secara maksimal perda tersebut. ”Jangan dijadikan sebagai macan ompong saja,” ujarnya.

Sementara itu, terpisah, Kadisperindag Jatim Mohammad Ardi Prasetyawan mengatakan pihaknya hanya bisa memberikan rekomendasi pendirian pasar tradisional.

”Semua adalah kewenangan dari pemerintah kabupaten/kota,”cjelas mantan staf khusus Gubernur Jatim ini.

Mantan Sekdakota Mojokerto ini membantah kalau Perda No 3/2008 sebagai perda yang ompong atau mandul.

”Tak mandul karena kewenangan sepenuhnya itu ada di daerah. Kami hanya memberikan rekomendasi saja pendiriannya,” tandasnya. (Setya/Hrn)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Rita widyasari ditahan

KPK Tetapkan Rita Widyasari-Khairudin Tersangka TPPU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin sebagai tersangka Tindak Pidana...
Pengungsi Rohingya

Bangladesh-Myanmar Sepakati Soal Pemulangan Muslim Rohingya

DHAKA/COX'S BAZZAR, SERUJI.CO.ID - Bangladesh mengatakan pada Selasa (16/1) pihaknya akan merampungkan proses pengembalian banyak di antara para pengungsi Muslim Rohingya yang melarikan diri dari...

Kembali, Pemilik Akun Sosmed Dihukum 18 Bulan Penjara Karena Hina Presiden

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman kepada Farhan Balatif, selama 18 bulan penjara. Pemuda ini terbukti bersalah menghina Presiden Jokowi...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...