Pemkot Malang Optimalkan CSR Percantik Taman-Pedestrian

0
81
Skybike di Taman Singha Merjosari
Pemandangan Skybike di Taman Singha Merjosari. (Foto: ilovemalang)

MALANG, SERUJI.CO.ID – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, Jawa Timur mengoptimalkan dana yang digelontorkan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mempercantik taman dan pedestrian yang ada di wilayah itu.

Plt Kepala Disperkim Kota Malang Erik Setyo Santoso, Senin (11/12) mengakui sebagian besar pendanaan untuk memperindah taman-taman di wilayah itu merupakan bantuan dari sejumlah perusahaan yang peduli lingkungan melalui dana CSR-nya.

“Memang ada dana sharing dari Pemkot Malang maupun pemerintah pusat, namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Oleh karena itu, kami mengoptimalkan dana SCR perusahaan untuk melengkapi fasilitas sesuai kondisi dan kekhasan masing-masing taman,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan yang telah mengucurkan dana CSR-nya untuk mempercantik taman maupun pedestrian di Kota Malang di antaranya adalah PT Bentoel, Nikko Steel, Bank Jatim, BRI, Telkomsel, dan PT Slikon yang menyediakan lampu-lampu taman, termasuk di Taman Singha Merjosari.

Taman Singha Merjosari mendapatkan bantuan CSR dari PT Slikon Jakarta berupa lampu penerangan senilai Rp 900 juta. Sebelumnya, Taman Singha Merjosari dinilai kurang nyaman karena minimnya penerangan, bahkan warga sekitar mengeluhkannya karena banyak pengunjung memanfaatkan area temaram itu dengan kegiatan negatif.

Lebih lanjut, Erik mengatakan penerangan di kawasan Taman Singha Merjosari tersebut sudah terpasang lengkap dengan pengamannya dan segera diresmikan.

“Peresmiannya nanti akan digelar malam hari karena untuk melihat bagaimana penerangan tersebut mampu menerangi kawasan Taman Singha yang cukup luas itu,” katanya.

Selain menambah penerangan, Taman Singha dan taman-taman lainnya juga akan dipasang kamera pengintai (CCTV). Untuk Taman Singha akan dipasang enam kamera pengintai. Proses pemasangan kamera pengintai tersebut sudah hampir selesai dan segera diujicobakan.

“Nantinya, masyarakat bisa mengakses hasil dari rekaman CCTV tersebut secara langsung melalui laman Disperkim, yakni Disperkim.malangkota.co.id. Jadi masyarakat bisa membukanya langsung kalau ingin mengetahui aktivitas pengunjung taman,” ucapnya.

Menanggapi banyaknya sorotan dari masyarakat terkait bongkar pasang pedestrian di kawasan Jalan Ijen, Erik mengaku pedestrian tersebut usianya sudah cukup lama dan keramiknya banyak yang pecah, sehingga dibongkar dan dipasang yang baru.

“Untuk merevitalisasi pedestrian di Jalan Ijen tersebut, sebagian juga dari dana CSR. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp5 miliar dan dilakukan secara bertahap. Anggaran sebesar itu diperoleh dari CSR dan sharing dari APBD Kota Malang dan pemerintah pusat. Revitalisasi tersebut diperkirakan tuntas tahun depan,” ujarnya.

Dalam tiga tahun terakhir ini, Pemkot Malang gencar melakukan revitalisasi taman-taman kota dan pedestrian, bahkan sejumlah taman yang baru direvitalisasi dibongkar dan dibangun kembali, seperti taman di sepanjang Jalan Veteran dan di Jalan Ijen. (Ant/SU02)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama