Pemkab Gresik Meluncurkan Aplikasi Kependudukan “Kep-O”

0
62
pemkab gresik
Kantor Bupati Gresik. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur meluncurkan aplikasi “Dr Kep-O” atau kependudukan berbasis online/daring, untuk mengoptimalkan pelayanan data kependudukan masyarakat di daerah ini.

“Aplikasi tersebut sudah bisa diunduh melalui layanan Playstore,” kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Kabupaten Gresik, Siti Muklisyatin, Jumat (8/12).

Ia mengatakan, penggunaan aplikasi Dr Kep-O setidaknya memudahkan masyarakat untuk memasukkan sendiri data kependudukannya.

“Data yang dimasukkan masing-masing orang akurasinya lebih optimal, lebih cepat dan lebih memudahkan pelayanan,” katanya.

Ia mengatakan, pelayanan melalui daring ini lebih mudah dibandingkan pelayanan yang melalui register desa/kelurahan tanpa memasukkan data sendiri.

“Kalau pemohon sudah mengentry sendiri maka tugas register desa hanya menerima data, verifikasi, dan cetak form,” ujarnya.

Aplikasi ini, katanya, juga dapat memberikan informasi data kependudukan, misalnya data masyarakat tentang akte kelahiran, akte kematian, dan berbagai informasi kependudukan yang lain.

“Setelah aplikasi terinstal ke gadget, bisa langsung masuk dengan mendaftarkan nomer KK. Disana banyak menu layanan yang bisa dipilih,” katanya.

Menanggapi peluncuran aplikasi itu, Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim mengaku bangga, dan berterima kasih atas partisipasi masyarakat Gresik untuk mau melakukan register.

Qosim mengaku, data kependudukan sangat penting, dan suatu keharusan untuk melindungi masyarakat, mencerdaskan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Omong kosong ketika kita bicara kesejahteraan tanpa disertai data kependudukan yang jelas,” katanya.

Qosim mengaku, Pemkab Gresik mempunyai tiga target program data kependudukan, yaitu mewujudkan pelayanan cepat, mudah, dan memuaskan via daring dengan aplikasi kependudukan.

“Kami harap, pada tahun 2019 masyarakat Gresik sudah mengantongi KTP elektronik dengan pemutakhiran data dan meminimalkan selisih data,” pugkasnya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Gara-Gara Ayam, Keponakan Tega Bunuh Pamannya Sendiri

GARUT, SERUJI.CO.ID - Polisi menangkap seorang tersangka yang membunuh pamannya sendiri di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahad (20/5) siang, yang dipicu masalah menanyakan...

Jangan Takut Gemuk Makan Setelah Sholat Tarawih

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Masyarakat tidak perlu takut gemuk lantaran makan di waktu malam setelah sholat tarawih karena asupan tersebut untuk mengganti energi yang terbuang...

Anwar Ibrahim Sebut Habibie Tokoh Reformasi Pemberani

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan mantan Presiden Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan tokoh reformasi pemberani yang...

Hutan Taman Nasional Baluran Terbakar

SITUBONDO, SERUJI.CO.ID - Hutan Kawasan Taman Nasional Baluran Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Ahad (20/5) malam terbakar, dugaan sementara ada pihak yang sengaja membakar. "Sampai saat ini...
bahan pokok

Stok Bahan Pokok Sulut Aman Hingga Lebaran

MANADO, SERUJI.CO.ID - Persediaan bahan kebutuhan pokok di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) aman hingga lebaran, kata Gubernur setempat Olly Dondokambey, di Manado, Senin (21/5). "Tim...