PBB Raih 1 Kursi DPRD Jatim, Begini Perbandingan Perolehan Kursi Parpol di Pemilu 2019 VS 2014

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 pada Sabtu (11/5) yang lalu.

Dari hasil rekapitulasi suara terhadap 38 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur, untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih jumlah suara terbesar dengan menempatkan 27 kadernya di kursi DPRD Jatim periode 2019-2024.

Menyusul PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa di posisi kedua dengan meraih 25 kursi. Walau jumlah kursi PKB naik 5 kursi dibanding Pemilu 2014 yang raih 20 kursi, tapi mereka harus melepaskan kursi Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024 ke PDIP karena kalah jumlah kursi.

Partai Yang Naik dan Turun Perolehan Kursi di DPRD Jatim Pada Pemilu 2019

Perbandingan jumlah kursi partai politik di DPRD Jatim berdasarkan Pemilu 2019 VS Pemlu 2014.

Yang berbeda di Pemilu 2019 ini, Partai Bulan Bintang (PBB) setelah sekian lama tidak menempatkan wakilnya di DPRD Jatim, kali ini berhasil mendapatkan 1 kursi.

Partai-partai yang jumlah kursinya bertambah di Pemilu 2019 ini dibanding pemilu 2014 adalah; PDI Perjuangan (bertambah 8 kursi), PKB (5 kursi), Gerindra (2 kursi), Demokrat (1 kursi), Golkar (2 kursi), NasDem (5 kursi).

Sementara, Partai yang turun raihan kursinya pada Pemilu 2019 ini adalah, PAN (turun 1 kursi), PKS (2 kursi), dan Hanura (1 kursi). Sementara PPP tetap mempertahankan kursi mereka yang berjumlah 5 kursi.

Perbandingan Persentase Kursi Partai Politik di DPRD Pada Pemilu 2019 VS 2014

Perbandingan persentase kursi partai politik di DPRD Jatim berdasarkan Pemilu 2019 VS Pemlu 2014.

Pada Pemilu 2019 ini, jumlah kursi DPRD Jawa Timur yang diperebutkan berjumlah 120 kursi, naik 20 kursi dibanding Pemilu 2014 yang berjumlah 100 kursi.

Jika melihat persentase kursi yang berhasil diraih partai politik di Pemilu 2019 ini, maka terlihat hampir seluruh partai mengalami penurunan persentase jumlah kursi. Hanya PDI Perjuangan dan Partai NasDem yang memperoleh kenaikan persentase kursi signifikan di DPRD Jatim.

PDI Perjuangan dari 19,00 persen pada Pemilu 2014, naik menjadi 22,5 persen. Sementara Partai NasDem dari 4 persen, menjadi 7,5 persen. PKB juga mengalami kenaikan, tapi hanya 0,83 persen.

Partai Gerindra, walau jumlah kursi yang diraih di Pemilu 2019 naik 2 kursi menjadi 15 kursi, tapi dari sisi persentase perolehan kursi mereka di DPRD Jatim turun menjadi 12,5 persen, dari 13,00 persen pada Pemilu 2014.

Hal yang sama dengan Demokrat dan Golkar, walau jumlah kursi kedua partai ini bertambah di Pemilu 2019, tapi persentase raihan kursi turun dibanding Pemilu 2014. Demokrat bertambah 1 kursi menjadi 14 kursi, tapi persentase turun dari 13,00 persen menjadi 11,67 persen. Golkar turun dari 11,00 persen (11 kursi), menjadi 10,83 persen (13 kursi).

PAN, PKS, PPP, dan Hanura juga turun persentase jumlah kursi yang berhasil diraih.

Persentase jumlah kursi ini akan menentukan saat nanti mengusung calon Gubernur/Wakil Gubernur dalam Pilkada Jatim, dimana syarat partai atau gabungan partai dapat mengusung calon haruslah memiliki 20 persen kursi di DPRD Jatim atau 25 persen suara pada Pemilu 2019.

Dengan syarat tersebut, dilihat dari persentase jumlah kursi yang berhasil diraih di Pemilu 2019, maka hanya PDI Perjuangan dan PKB yang bisa mengusung calon Gubernur/Wakil Gubernur tanpa harus berkoalisi dengan partai lainnya.

Berikut Tabel Perbandingan Perolehan Kursi Parpol di DPRD Jatim Pada Pemilu 2019 VS 2014;

NoKab/KotaKURSI ('19)% KURSI ('19)Kursi ('14)% KURSI ('14)SELISIH
1PDIP2722,50%1919,00%8
2PKB2520,83%2020,00%5
3Gerindra1512,50%1313,00%2
4Demokrat1411,67%1313,00%1
5Golkar1310,83%1111,00%2
6NasDem97,50%44,00%5
7PAN65,00%77,00%-1
8PPP54,17%55,00%0
9PKS43,33%66,00%-2
10Hanura10,83%22,00%-1
11PBB10,83%1
TOTAL120100,00%100100,00%20

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bangsa Gagal Nyintesis

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER