Pacitan Bangun Hunian Sementara Korban Banjir Bandang

0
18
rumah rusak
Kondisi rumah yang rusak diterjang banjir di Pacitan. (Foto: Istimewa)

PACITAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, membangun rumah “kopel” sebagai hunian sementara bagi korban banjir bandang di kawasan wisata pesisir Teleng Ria yang tempat tinggalnya amblas atau rusak berat, sehingga harus mengungsi.

“Sementara baru satu unit ini dibangun untuk empat keluarga yang rumah tinggalnya hanyut terbawa banjir,” kata pengawas pembangunan huntara dari Badan Kesbangpol Linmas Pemkab Pacitan Didik Alih Wibowo, Ahad (10/12).

Di lingkungan Teleng, katanya, sebenarnya ada tujuh unit rumah yang diidentifikasi hanyut atau ambruk rata dengan tanah diterjang banjir.

Namun diakuinya belum semua bisa mendapat jatah rumah kopel, karena pertimbangan anggaran dan sediaan lahan.

“Bangunan ini sifatnya sementara sampai nanti ada skema rehabilitasi permanen dilakukan pemerintah daerah dengan biaya dari provinsi,” katanya.

Didik mengatakan tiga keluarga yang belum mendapat jatah kopel akan dititipkan ke beberapa rumah warga sekitar yang bersedia dan memungkinkan menampung sementara, dengan biaya sewa ditanggung pemerintah.

Rumah kopel untuk hunian sementara atau huntara itu dibangun dengan ukuran 12×8 meter, yang kemudian dibagi menjadi empat kopel dengan pemisah sekat kayu olahan jenis kalsibot.

Setiap kopel selanjutnya akan ditempati satu keluarga yang rumahnya rusak berat atau hanyut terseret banjir bandang, dengan fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus) nantinya dibuatkan kopel tersendiri di atas lahan bekas bangunan warga yang rusak berat, tak jauh dari huntara tersebut.

“Bangunan huntara ini dikerjakan dalam tiga hari mulai Jumat (8/12) hingga Ahad (10/12) atau hari ini selesai agar segera bisa ditempati,” ujarnya.

Tidak ada penjelasan berapa jumlah huntara yang dibangun Pemkab pacitan melalui bakesbangpol linmas tersebut.

Sekretaris BPBD Pacitan Ratna Budiono membenarkan ada program huntara yang dikerjakan melalui Bakesbangpol Linmas Pacitan, namun ia belum tahu jumlah pasti yang sudah/sedang/akan dibangun.

Jawaban serupa disampaikan Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol (Kav) Aristoteles Lawitang yang mengaku belum mendapat laporan detail pembangunan huntara di wilayah Teleng maupun daerah lainnya.

“Untuk huntara yang dikerjakan dari jajaran pemerintah daerah kami belum mendapat laporannya. Tapi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak berat dan hilang saat ini sedang kami kerjakan di wilayah Ploso dan mulai pekan depan dikembangkan ke beberapa daerah lain,” pungkasnya. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....