Pacitan Bangun Hunian Sementara Korban Banjir Bandang

0
47
rumah rusak
Kondisi rumah yang rusak diterjang banjir di Pacitan. (Foto: Istimewa)

PACITAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, membangun rumah “kopel” sebagai hunian sementara bagi korban banjir bandang di kawasan wisata pesisir Teleng Ria yang tempat tinggalnya amblas atau rusak berat, sehingga harus mengungsi.

“Sementara baru satu unit ini dibangun untuk empat keluarga yang rumah tinggalnya hanyut terbawa banjir,” kata pengawas pembangunan huntara dari Badan Kesbangpol Linmas Pemkab Pacitan Didik Alih Wibowo, Ahad (10/12).

Di lingkungan Teleng, katanya, sebenarnya ada tujuh unit rumah yang diidentifikasi hanyut atau ambruk rata dengan tanah diterjang banjir.

Namun diakuinya belum semua bisa mendapat jatah rumah kopel, karena pertimbangan anggaran dan sediaan lahan.

“Bangunan ini sifatnya sementara sampai nanti ada skema rehabilitasi permanen dilakukan pemerintah daerah dengan biaya dari provinsi,” katanya.

Didik mengatakan tiga keluarga yang belum mendapat jatah kopel akan dititipkan ke beberapa rumah warga sekitar yang bersedia dan memungkinkan menampung sementara, dengan biaya sewa ditanggung pemerintah.

Rumah kopel untuk hunian sementara atau huntara itu dibangun dengan ukuran 12×8 meter, yang kemudian dibagi menjadi empat kopel dengan pemisah sekat kayu olahan jenis kalsibot.

Setiap kopel selanjutnya akan ditempati satu keluarga yang rumahnya rusak berat atau hanyut terseret banjir bandang, dengan fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus) nantinya dibuatkan kopel tersendiri di atas lahan bekas bangunan warga yang rusak berat, tak jauh dari huntara tersebut.

“Bangunan huntara ini dikerjakan dalam tiga hari mulai Jumat (8/12) hingga Ahad (10/12) atau hari ini selesai agar segera bisa ditempati,” ujarnya.

Tidak ada penjelasan berapa jumlah huntara yang dibangun Pemkab pacitan melalui bakesbangpol linmas tersebut.

Sekretaris BPBD Pacitan Ratna Budiono membenarkan ada program huntara yang dikerjakan melalui Bakesbangpol Linmas Pacitan, namun ia belum tahu jumlah pasti yang sudah/sedang/akan dibangun.

Jawaban serupa disampaikan Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol (Kav) Aristoteles Lawitang yang mengaku belum mendapat laporan detail pembangunan huntara di wilayah Teleng maupun daerah lainnya.

“Untuk huntara yang dikerjakan dari jajaran pemerintah daerah kami belum mendapat laporannya. Tapi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak berat dan hilang saat ini sedang kami kerjakan di wilayah Ploso dan mulai pekan depan dikembangkan ke beberapa daerah lain,” pungkasnya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...