Lewat Tema Zero Waste, Tunas Hijau Ajak Anak Sekolah Peduli Sampah

1
274
  • 17
    Shares
Zero Waste
Suasana acara Gelar Program Surabaya Eco School 2017, pada Ahad, 5/11/2017. (Foto: Firman A/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Dalam mengatasi masalah sampah perkotaan, Pemerintah Kota Surabaya selain menjalankan program yang digagas sendiri, juga menggandeng lembaga swadaya masyarakat untuk mengatasi sampah.

Salah satunya, Tunas Hijau, yang digandeng Pemkot Surabaya, merupakan gerakan peduli lingkungan hidup khususnya di sekolah-sekolah. Sejak Sabtu (4/11) hingga hari ini, Tunas Hijau menggelar acara tahunan yang bernama Surabaya Eco School 2017, dengan mengambil tema “Zero Waste”.

Koordinator program Eco School, Anggriyan Perdana, kepada SERUJI pada Ahad (5/11) mengatakan sampah di perkotaan yang selalu bertambah akan menjadi masalah tersendiri jika tidak ada program yang serius untuk menyelesaikannya.

Loading...

“Lebih-lebih Surabaya sebagai kota metropolitan kedua setelah Jakarta, pasti akan menghadapi permasalahan sampah juga,” ujar Anggriyan.

Atas dasar inilah, kata Anggriyan, Tunas Hijau menggelar program tahunannya, di mana event tahunan lomba lingkungan hidup antar sekolah di Surabaya Eco School 2017 ini sebagai gong dari berbagai tantangan yang ada.

“Ada tantangan pekanan dan bulanan. Nah yang tahunan ini, salah satunya adalah lomba yel-yel lingkungan hidup”, ujar pria yang akrab disapa Riyan ini.

Riyan mengatakan, target dari acara ini adalah mengajak masyarakat Surabaya agar peduli dengan sampah.

“Diantaranya adalah mengurangi sampah plastik dan tidak meninggalkan sampah kecuali membuangnya pada tempatnya,” kata dia.

Pantauan SERUJI, meskipun suasana panas terik matahari pada Sabtu kemarin, tidak menyurutkan semangat 82 peserta lomba yel-yel di tingkat SD se-Surabaya. Sedangkan hari ini (5/11) adalah lomba yel-yel tingkat SLTP se-Surabaya.

Tidak hanya peserta saja yang semangat, juga keluarga dari para peserta mendukung putra-putrinya. Ini terlihat penuhnya parkir kendaraan di sekitar area acara, Kebun Bibit Surabaya.

Wakil ketua kesiswaan dari SDIT Al Uswah Surabaya, Sulaikah Kurniawati kepada SERUJI mengatakan bahwa anak didiknya, sebagai peserta, sangat antusias dalam lomba ini.

“Anak-anak sangat senang dan semangat menyiapkan lomba ini. Mulai dari membuat kostum untuk tampil sampai latihannya yang berkali-kali,” kata ibu yang akrab disapa Ustadzah Nia oleh murid-muridnya.

Menurutnya, anak didiknya latihan sampai berkali-kali karena untuk melatih kekompakan.

“Selain penilaian kostum dan musik, harmonisasi dan lirik harus kompak”, tuturnya.

Salah satu peserta dari SDIT Al Uswah, Aulia Annisa Ramadhani, yang ditemui SERUJI tampak begitu senang dan menikmati acara ini.

“Ya tentu senang sekali ikut serta lomba yel-yel ini”, kata murid kelas 5 SD itu yang baru selesai tampil.

“Bahkan kemarin sebelum tampil saya update status di instagram saya, merindukan hari esok …,” imbuh siswa yang mengaku sudah hafal Al-Qur’an 6 Juz ini. (Firman A/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU