Kongres HIPMI, Gus Ipul: Jangan Biarkan Pengusaha Asing Jadi Pemenang di Negeri Kita

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mampu menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa bersaing di era perekonomian global.

“Kita ingin pengusaha muda, pengusaha kita sendiri yang menjadi pemenang di negeri ini. Kita tidak ingin melihat pengusaha negara lain menang di negeri kita,” kata Gus Ipul ketika menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah XIII HIPMI Jawa Timur di Hotel Wyndham, Surabaya, Selasa (12/12).

Jumlah pengusaha di Indonesia saat ini masih cukup jauh jika dibandingkan dengan negara tetangga. Di Indonesia jumlah pengusaha saat ini baru 3,1 persen dari total jumlah penduduk, padahal Malaysia saat ini sudah memiliki pengusaha 6-7 persen.

“Kita hanya 3,1 persen. Artinya jumlah pengusaha muda lebih kecil lagi. Kita punya PR besar untuk menghadirkan pengusaha-pengusaha baru,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, semakin banyak pengusaha, maka lapangan pekerjaan juga akan semakin terbuka. Sebuah produk pasti akan memiliki produk turunan sehingga sebuah lapangan usaha akan menciptakan lapangan usaha turunan baru.

“Bikin TV misalnya, maka tetap butuh kardus, juga butuh tembaga dan lainnya. Jadi kalau muncul satu usaha baru akan memunculkan usaha-usaha turunan lainnya,” ujarnya.

Karenannya, Gus Ipul berharap HIPMI bisa menjadi wadah untuk menelurkan pengusaha-pengusaha baru yang kuat dan tangguh.

“HIPMI juga tempat membangun ekonomi kolaborasi. Saat ini siapa yang bisa bekerjasama yang bertahan. Siapa yang bersama yang menang,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga berharap bisa bersama-sama dengan HIPMI dalam mewujudkan hadirnya pengusaha baru sehingga kesejahteraan di Jawa Timur bisa semakin terjaga. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang selalu stabil di atas rata-rata nasional juga harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Semenetara itu, Ketua HIPMI Pusat Bahlil Lahadalia berharap Jawa Timur bisa menjadi lumbung pengusaha muda. Saat ini, pelaku UMKM di Indonesia telah mencapai 53 juta yang sebagian besar diantaranya berada di Jawa Timur.

“Lewat HIPMI ini, Jatim harus jadi lumbung pengusaha. HIPMI juga harus menjadi pusat penggemblengan pengusaha-pengusaha baru,” kata Bahlil. (Amal/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER