KLB Difteri, DPRD Jatim Desak Rumah Sakit Daerah Buka Ruang Khusus

0
70
Hartoyo
Ketua Komisi E DPRD Jatim Hartoyo. (Foto: Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi E DPRD Jatim Hartoyo mendesak semua rumah sakit di Jawa Timur, khususnya milik Pemerintah Provinsi, untuk membuat ruang khusus bagi penderita difteri. Pasalnya, jika menggantungkan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya maka penanganan bagi penderita difteri akan lambat.

“Saya minta agar cepat ditangani, maka rumah sakit daerah harus membuat ruangan khusus ini,” ujar Hartoyo saat ditemui di Surabaya, Jumat (8/12).

Hartoyo mengatakan, dalam menghadapi KLB (Kondisi Luar Biasa) Difteri di Jatim, pihaknya meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk menggelar imunisasi besar-besaran dalam antisipasi penyebaran Difteri tersebut.

Loading...

Ditambahkan oleh politisi Partai Demokrat ini, perlu adanya pendidikan kepada masyarakat tentang bahaya Difteri.

“Pencegahan lebih utama dari pengobatan,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 35 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim mencatat ada 187 lokasi (tingkat Desa/Kelurahan) tersebar di 35 Kabupaten/Kota di Jatim yang mengalami KLB Difteri.

“Kalau ditotal jumlah kasus Difteri sejak Januari sampai Desember 2017 sebanyak 318 kasus dan 12 anak meninggal,” kata Kepala Dinkes Jatim, Kohar Hari Santoso, dikonfirmasi, Kamis (7/12).

. (Setya/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU