Khofifah Terima Pin Kehormatan dari Kapolri

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima pin emas kehormatan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada puncak peringatan HUT Ke-73 Bhayangkara di Makodam V/Brawijaya di Surabaya, Rabu (10/7).

“Ini adalah kebanggaan, dan harapannya polisi terus menjadi penyemangat semuanya,” ujarnya.

Pin emas kehormatan dari Kapolri tersebut disematkan melalui Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan.

Pada kesempatan tersebut, mantan Menteri Sosial itu bercerita ia memiliki kenangan yang tak terlupakan dengan sosok Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Ia mengatakan, saat itu dirinya yang menjadi ketua umum PP Muslimat NU dan Tito Karnavian masih menjabat sebagai Kepala Densus 88 bersama-sama keliling ke berbagai daerah untuk menyiapkan Forum Komunikasi Anti Radikalisme.

“Inisiator untuk upaya pencegahan tindakan radikalisme dari wilayah lingkup terkecil adalah Muslimat NU, kemudian disambut baik oleh Densus 88 Mabes Polri,” ucap gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Sementara itu, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut berharap momentum HUT Ke-73 Bhayangkara menjadi penguat bangsa di tengah tantangan yang ada.

“Kita besar karena bersama dan kita besar karena bersatu. Oleh karena itu kebesaran bangsa Indonesia dan kekuatan bangsa Indonesia adalah bagaimana cara menjaga persatuan kesatuan serta persaudaraan,” tuturnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.