Ketinggian Air Begawan Solo Naik Tinggi, Bojonegoro Siaga

0
123
Bencana banjir di berbagai daerah, Selasa (28/11).

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur memperkirakan daerah hilir Bojonegoro akan masuk siaga banjir dalam menghadapi luapan Bengawan Solo, karena memperoleh banjir kiriman dari hulu di Jawa Tengah.

“Kenaikan (air) Bengawan Solo di Solo, Jawa Tengah yang masuk siaga merah dengan ketinggian 9,63 meter sehari lalu akan memengaruhi ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro mulai siang nanti,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojoneogoro MZ. Budi Mulyono, di Bojonegoro, Rabu (29/11) kemarin.

Ia memperhitungkan perjalanan air luapan Bengawan Solo di Jurug, Solo, Jawa Tengah akan masuk daerahnya sekitar 40 jam kemudian. “Tapi kondisi masih aman, sebab posisi Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri Jawa Tengah, tidak ada pengeluaran air. Tampungan waduk belum penuh,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut dia, banjir kiriman Bengawan Solo dari hulu Jawa Tengah itu, juga dari Ngawi dan sekitarnya, tidak akan terlalu besar memengaruhi debit air Bengawan Solo di daerahnya.

“Tapi status Bengawan Solo di Bojonegoro akan masuk siaga karena memperoleh tambahan banjir kiriman dari hulu, Jawa Tengah ditambah Ngawi dan hujan lokal,” ujarnya.

Yang jelas, kata dia, BPBD sudah menyediakan berbagai kebutuhan dalam menghadapi ancaman banjir luapan Bengawan Solo, juga bencana lainnya.

“Berbagai kebutuhan sudah kami persiapkan, mulai perahu karet, tenda pengungian, juga persediaan beras untuk kebutuhan pengungsi,” kata dia, menegaskan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU