Hasil Pemilu 2019: PDIP dan PKB Dapat Usung Calon Gubernur Jatim Tanpa Berkoalisi dengan Partai Lain


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 pada Sabtu (11/5) yang lalu. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih kursi terbanyak dengan menempatkan 27 kadernya di DPRD Jatim.

Pada Pemilu 2019 ini, jumlah kursi DPRD Jawa Timur yang diperebutkan berjumlah 120 kursi, naik 20 kursi dibanding Pemilu 2014 yang berjumlah 100 kursi.

Jika melihat persentase kursi yang berhasil diraih partai politik di Pemilu 2019 ini, maka terlihat hampir seluruh partai mengalami penurunan persentase jumlah kursi. Hanya PDI Perjuangan dan Partai NasDem yang memperoleh kenaikan persentase kursi signifikan di DPRD Jatim.

PDI Perjuangan dari 19,00 persen pada Pemilu 2014, naik menjadi 22,5 persen. Sementara Partai NasDem dari 4 persen, menjadi 7,5 persen. PKB juga mengalami kenaikan, tapi hanya 0,83 persen, menjadi 20,83 persen.

Partai Gerindra, walau jumlah kursi yang diraih di Pemilu 2019 naik 2 kursi menjadi 15 kursi, tapi dari sisi persentase perolehan kursi mereka di DPRD Jatim turun menjadi 12,5 persen, dari 13,00 persen pada Pemilu 2014.

Hal yang sama dengan Demokrat dan Golkar, walau jumlah kursi kedua partai ini bertambah di Pemilu 2019, tapi persentase raihan kursi turun dibanding Pemilu 2014. Demokrat bertambah 1 kursi menjadi 14 kursi, tapi persentase turun dari 13,00 persen menjadi 11,67 persen. Golkar turun dari 11,00 persen (11 kursi), menjadi 10,83 persen (13 kursi).

PAN, PKS, PPP, dan Hanura juga turun persentase jumlah kursi yang berhasil diraih. PAN turun dari 7,00 persen menjadi 5,00 persen, PPP dari 5,00 persen menjadi 4,17 persen, PKS dari 6,00 persen menjadi 3,33 persen, dan Hanura dari 2,00 persen menjadi 0,83 persen.

Persentase jumlah kursi ini akan menentukan saat nanti mengusung calon Gubernur/Wakil Gubernur dalam Pilkada Jatim tahun 2023, dimana syarat partai atau gabungan partai dapat mengusung calon haruslah memiliki 20 persen kursi di DPRD Jatim atau 25 persen suara pada Pemilu 2019.

Dengan syarat tersebut, dilihat dari persentase jumlah kursi yang berhasil diraih di Pemilu 2019, maka hanya PDI Perjuangan dan PKB yang bisa mengusung calon Gubernur/Wakil Gubernur tanpa harus berkoalisi dengan partai lainnya.

Berikut Tabel Perbandingan Perolehan Kursi Parpol di DPRD Jatim Pada Pemilu 2019 VS 2014;

NoKab/KotaKURSI ('19)% KURSI ('19)Kursi ('14)% KURSI ('14)SELISIH
TOTAL120100,00%100100,00%20
1PDIP2722,50%1919,00%8
2PKB2520,83%2020,00%5
3Gerindra1512,50%1313,00%2
4Demokrat1411,67%1313,00%1
5Golkar1310,83%1111,00%2
6NasDem97,50%44,00%5
7PAN65,00%77,00%-1
8PPP54,17%55,00%0
9PKS43,33%66,00%-2
10Hanura10,83%22,00%-1
11PBB10,83%1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close