FKUB Jatim Gelar Pertemuan Pengurus Forkugama Jatim

1
95
Forkugama 2017
Ketua panitia, Nadjib Hamid (berbaju putih) tengah menyampaikan sambutannya dalam Pertemuan Pengurus Forkugama Jatim 2017 di Hotel Utami, Sabtu, 4/11/2017. (Foto: SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Dalam rangka mewujudkan masyarakat toleran dan saling menghormati keberagaman, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pertemuan Pengurus Forum Komunikasi Generasi Muda Umat Beragama (FORKUGAMA) Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jawa Timur tahun 2017 dengan tema “Menjadi Generasi Muda Berwawasan Kebangsaan”.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Hotel Utami, Juanda, Sidoarjo, mulai tanggal 4 sampai 5 November 2017.

Ketua panitia Nadjib Hamid dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh generasi muda lintas agama, antara lain, Islam yang diwakili oleh Muhammadiyah dan Nadhatul Ulama, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, Khonghu Cu dengan total peserta 90 orang dari perwakilan daerah se-Jawa Timur.

“Acara yang digelar setiap setahun sekali ini kedepan akan digelar dua kali setahun dengan konsep camp di daerah Pacet,” kata Nadjib.

Nadjib Hamid yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, menjelaskan ada lima tujuan dari kegiatan tersebut. Pertama, mewujudkan kerukunan umat beragama melalui peran pemuda.

Tujuan kedua, membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan di kalangan pemuda. Kemudian ketiga, mengembangkan wawasan multikultural bagi pemuda.

“Keempat, menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air, dan terakhir kelima, menyatukan visi perjuangan generasi muda Jawa Timur terhadap kerukunan umat beragama,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua FKUB Jawa Timur KH. Hamid Syarif menekankan agar para pemuda umat beragama di Jawa Timur memiliki penghayatan dan pendalaman agama yang di anut. Kemudian memiliki kesadaran bertoleransi, dan kesadaran cinta tanah air.

“Selanjutnya memahami kemandirian ekonomi. Penyiapan regenerasi untuk masa yang akan mendatang. Dan terakhir belajar dan mendalami faham agama agama yang ada di Indonesia agar saling menghormati, menghargai dalam bingkai UUD 1945 dan Ideologi Pancasila,” ujar Hamid Syarif. (SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

Lima Bakal Caleg DPR Ditemukan KPU Merupakan Mantan Koruptor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan lima bakal calon anggota Legislatif (Bacaleg) DPR yang didaftarkan partai politik merupakan mantan narapidana kasus korupsi. "Berdasarkan...

Fasilitas Tidak Standar di Sukamiskin Dibenarkan Dirjen PAS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di...
Febri Diansyah

Kalapas Sukamiskin Diketahui Terang-Terangan Minta Mobil dan Uang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein secara terang-terangan meminta mobil, uang dan sejenisnya...
kpk, komisi pemberantasan korupsi

KPK Temukan Penyalahgunaan Fasilitas Berobat di Sukamiskin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menemukan dugaan penyalahgunaan fasilitas berobat narapidana dalam proses penanganan kasus di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. "Kami...

Dugaan Narapidana Sukamiskin Keluar Lapas Sedang Didalami Kemkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) mendalami adanya dugaan narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, dapat masuk dan keluar lapas dengan...