Begini Mekanisme Wacana Road Pricing di Surabaya


SURABAYA – Kepala Dinas Perhubungan, Irvan Wahyu Drajat mengatakan, alasan penerapan sistem road pricing di kota Surabaya, karena membeludaknya jumlah kendaraan pribadi. Jumlah tersebut termasuk timpang dengan prasarana yang tersedia.

“Setiap tahunnya penambahan prasarana jalan cuman antara angka satu hingga dua persen, sedangkan sepeda motor bisa sampai sepuluh persen bahkan lebih,” urainya saat ditemui di tengah rapat Paripurna bersama DPRD Surabaya, di kantor DPRD Jl. Yos Sudarso, Surabaya, Jumat (11/10).

Belum lagi jumlah kendaraan roda empat pribadi, yang bertambah lima persen setiap tahunnya.

Mengenai mekanisme road pricing, lanjut Irvan, tarifnya setara dengan parkir di lokasi jalan tersebut dikali dengan beberapa tahun.

“Memang mahal, tetapi kembali pada tujuannya, road pricing untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi,” ujarnya.

Meski demikian, Irvan menegaskan jika dana masuk dari road pricing akan disubsidi silang. Masyarakat yang naik angkutan umum di jalan, akan disubsidi dengan pemasukan road pricing.

Tak hanya road pricing, Irvan juga mengantongi beberapa pilihan lain guna membatasi penggunaan kendaraan.

“Sudah dikaji Dishub dan akan disertakan dalam usulan Raperda,” tutupnya. (Nia/IwanS)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close