Bantuan Pemerintah Kurang, ACT Bantu 10 Tangki Air di Wilayah Kekeringan

MOJOKERTO, SERUJI.CO.ID – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur membantu sebanyak 10 tangki air bersih untuk diberikan ke wilayah yang mengalami kekeringan di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur.

Penanggungjawab Program ACT Jawa Timur, Rohadi mengatakan, saat musim kemarau tiba, sumber air benar-benar lumpuh.

“Warga hanya mengandalkan bantuan air dari pemerintah. Itu pun tidak rutin mengingat jalur yang sulit dilalui membuat truk tangki air enggan masuk ke desa ini. Maka, untuk meringankan beban mereka, sebanyak 10 tangki didistribusikan ke Desa Kunjorowesi,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/10).

Ia mengemukakan, jika tidak ada bantuan air bersih, maka warga terpaksa membeli air bersih dari desa lain.

“Alhamdulillah, warga begitu senang dan merasa terbantu. Bantuan air bersih ini dinikmati sekitar 350 kepala keluarga,” ujarnya.

Menurut Rohadi, 10 tangki air bersih ini merupakan tahap pertama distribusi air bersih bagi warga Desa Kunjorowesi.

“Selain di Desa Kunjorowesi, kebutuhan air bersih juga dirasakan di beberapa desa sekitarnya. Misalnya saja Desa Kutorejo dan Desa Manduran Kecamatan Ngoro, serta Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto,” katanya.

Ia mengatakan, selama Oktober ini, ACT akan membantu memasok kebutuhan air bersih ke lokasi-lokasi tersebut.

“Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanan setiap hari Rabu dengan melibatkan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan PDAM Mojokerto,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close