Yogyakarta Siapkan Naskah Akademik Raperda Pajak Online

0
75
e-commerce
Pajak e-commerce. (ilustrasi)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menyiapkan penyusunan naskah akademik sebagai dasar pengajuan rancangan peraturan daerah mengenai pembayaran pajak secara online.

“Kami dalam proses persiapan penyusunan naskah akademik yang diharapkan bisa diselesaikan 2018. Setelah itu diajukan untuk dibahas sebagai rancangan peraturan daerah pada tahun yang sama,” kata Kepala Bidang Pembukuan dan Penagihan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Santosa, Senin (18/12).

Menurut dia, pelaksanaan pembayaran pajak daerah secara online harus memiliki payung hukum yang kuat berupa peraturan daerah sehingga bisa memaksa wajib pajak untuk mengikuti aturan yang berlaku.

Ia berharap, proses pembahasan rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah pembayaran pajak secara online dapat berjalan lancar sehingga Kota Yogyakarta bisa segera merealisasikan rencana pembayaran pajak secara online.

“Harapan kami, pembayaran pajak secara online sudah bisa dilakukan 2018 atau paling lambat 2019. Semuanya tergantung pada kelancaran pembahasan raperda di dewan,” katanya.

Meskipun demikian, lanjut Santosa, dari 10 jenis pajak daerah yang ada di Kota Yogyakarta, belum semuanya akan mengadopsi pembayaran pajak secara online.

“Kami akan prioritaskan pajak yang penghitungannya mengacu pada ‘self assessment’ terlebih dulu. Ada empat jenis pajak yaitu pajak hotel, restoran, parkir dan hiburan,” katanya.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta juga sudah menerapkan pengisian formulir surat pemberitahuan pajak daerah secara elektronik untuk keempat jenis pajak daerah tersebut per Desember.

Sebelumnya, BPKAD Kota Yogyakarta sudah menerapkan pembayaran pajak secara elektronik untuk wajib pajak hotel dan restoran namun belum berjalan baik dan baru diterapkan untuk beberapa wajib pajak saja.

Selain memudahkan wajib pajak untuk membayarkan pajak, sistem pembayaran pajak secara online juga diharapkan dapat menekan potensi terjadinya pungutan liar karena wajib pajak dan petugas pemungut pajak tidak bertemu secara langsung.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Nasrul Khoiri mendorong pemerintah daerah setempat untuk segera melakukan perbaikan sistem pembayaran pajak dengan pembayaran pajak secara online.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemungutan pajak. Bisa dilakukan untuk pajak hotel dan restoran, serta beberapa pajak lain seperti hiburan,” katanya. (Ant/SU01)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...