Wapres Akui Kasus Stunting di Indonesia Tergolong Tinggi

0
25
Jusuf Kalla saat mengunjungi posyandu di Solo, Senin (12/3/2018). (foto:Istimewa)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus stunting (kekerdilan anak) yang tergolong tinggi. JK mengatakan jika dibiarkan stunting sangat berbahaya bagi generasi muda.

“Indonesia tergolong kritis stunting. Kasus stunting di negara ini tergolong tinggi,” ungkap Jusuf Kalla ketika mengunjungi Posyandu Permata Bunda, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/3).

Stunting sendiri bisa dilihat dari pertumbuhan (tinggi badan dan proses perkembangan) anak yang tidak sesuai usia. Misalnya, idealnya anak perempuan berusia 9 bulan memiliki tinggi 68,9 sentimeter, anak usia 15 bulan kurang lebih setinggi 72 sentimeter. Namun anak yang mengalami stunting tumbuh di bawah standar.

Jusuf Kalla menyebut stunting dipicu berbagai hal. Seperti asupan gizi dan lingkungan yang tidak mendukung.

“Yang harus dilakukan adalah perbaikan gizi, lingkungan, sanitasi, air bersih agar kehidupan anak sehat,” beber JK.

Wapres meminta masyarakat aktif menjaga anak-anak mereka agar tidak mengalami stunting. Posyandu pun memegang peranan penting guna mengatasi persoalan stunting di Indonesia.

Sementara itu, Pemerintah Kota Surakarta mengajak masyarakat meminimalisasi kasus stunting atau kekerdilan dengan melakukan sejumlah upaya, salah satunya memperhatikan dan memastikan asupan gizi calon bayi.

“Masalah kekerdilan ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya masalah sanitasi, pemukiman, dan ekonomi. Permasalahannya 30 persen dari kesehatan, sedangkan 70 persen dari lingkungan dan kondisi sosial,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta Siti Wahyuningsih di Posyandu Permata Bunda di Solo, Senin (12/3).

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...