Sultan HB X Tetapkan DIY Status Siaga Darurat Bencana

0
53
Banjir di Bantul
Sejumlah wilayah di Bantul terendam banjir. (Foto: Istimewa)

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menetapkan status Siaga Darurat Bencana se-DIY menyusul kejadian akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah ini pada Selasa (28/11).

“Hari ini saya menandatangani keputusan (SK) Siaga Darurat kabupaten/kota se-DIY, nah itu sebagai dasar pak wali kota, pak bupati mengeluarkan SK (surat keputusan),” kata Sultan disela meninjau pengungsi di Balai Desa Kebon Agung Imogiri, Kabupaten Bantul, Rabu (29/11).

Menurut Sultan, penetapan status Siaga Darurat itu berlaku sejak Rabu (29/11) hingga sepekan ke depan, sehingga para bupati di empat kabupaten dan wali kota segera mengeluarkan SK yang dasarnya SK Gubernur DIY.

Sultan menjelaskan, dengan penetapan status siaga darurat bencana itu maka pemerintah punya kewenangan untuk mengeluarkan dana dalam penanganan korban akibat kejadian tanah longsor, banjir serta angin kencang pada Selasa (28/11).

“Yang punya dana darurat supaya dilaksanakan, entah untuk memberi makan pengungsi, fisik, tanpa proses dilelang, anggaran yang disiapkan itu kan di tiap kabupaten-kabupaten sudah punya,” kata Sultan.

Gubernur DIY mengatakan, setelah ada peninjauan dari Gubernur ini juga ada usulan-usulan dari kabupaten-kabupaten termasuk Bantul terkait kebutuhan apa yang perlu disiapkan segera dalam penanganan pascabencana.

“Setelah meninjau nanti kan ada usulan-usulan dari kabupaten apa yang kira-kira bisa kita bantu, tapi kabupatan itu sudah punya dana darurat, dasarnya keputusan dari gubernur itu dana darurat bisa ke luar,” katanya.

Ketika ditanya mengenai evaluasi penanganan bencana akibat hujan disertai angin kencang karena dampak Siklon Tropis Cempaka di wilayah DIY itu, Sultan mengatakan, belum melakukan evaluasi karena belum ada laporan dari tiap-tiap kabupaten.

“Tetapi yang penting itu bukan evaluasi, namun bagaimana bisa ‘ngopeni’ (merawat, red) warga masyarakat yang mengungsi, itu yang utama,” katanya.

Data dari BPBD Bantul, hujan deras pada Selasa (28/11) mengakibatkan tanah longsor di 43 titik, pohon tumbang di sebanyak 56 titik, kemudian banjir atau genangan air di hampir merata di wilayah Bantul.

Dampak dari kejadian itu merusak jaringan listrik, fasilitas umum, menutup akses jalan, menimpa rumah warga dan menimpa kendaraan yang sedang melintas di jalan serta mengakibatkan ribuan warga mengungsi. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
banjir

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Bojonegoro

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Dander, Bubulan, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang dengan ketinggian air berkisar 0,5-1 meter...

Ganjar Pranowo Kunjungi Korban Banjir Demak

DEMAK, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi para korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (22/2). Calon gubernur yang berpasangan...
Penjahat ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pembalut, Penumpang Pesawat Diamankan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - EW (41), perempuan penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Semarang, Jawa Tengah, ditangkap saat diketahui berusaha menyelundupkan 538 gram narkotika jenis sabu-sabu...
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung Anggap Nomor 4 Bawa Keberuntungan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menganggap angka empat yang menjadi nomor urut parpolnya justru akan membawa keberuntungan atau mampu...

Citilink Kaji Penerbangan Rute Internasional Melalui Bandara Banyuwangi

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sedang mengkaji kemungkinan membuka rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Banyuwangi, Jawa Timur. Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo saat bertemu...
loading...
IMG_20180221_224758_367

Apa yang Kau Cari, Fahri Hamzah?

Fahri Hamzah, politisi paling populer tahun-tahun ini. Anggota DPR dari fraksi PKS ini sangat kritis terhadap segala hal yang dianggapnya tidak benar dalam penyelenggaraan...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...