Sultan HB X Tetapkan DIY Status Siaga Darurat Bencana

0
79
Banjir di Bantul
Sejumlah wilayah di Bantul terendam banjir. (Foto: Istimewa)

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menetapkan status Siaga Darurat Bencana se-DIY menyusul kejadian akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah ini pada Selasa (28/11).

“Hari ini saya menandatangani keputusan (SK) Siaga Darurat kabupaten/kota se-DIY, nah itu sebagai dasar pak wali kota, pak bupati mengeluarkan SK (surat keputusan),” kata Sultan disela meninjau pengungsi di Balai Desa Kebon Agung Imogiri, Kabupaten Bantul, Rabu (29/11).

Menurut Sultan, penetapan status Siaga Darurat itu berlaku sejak Rabu (29/11) hingga sepekan ke depan, sehingga para bupati di empat kabupaten dan wali kota segera mengeluarkan SK yang dasarnya SK Gubernur DIY.

Sultan menjelaskan, dengan penetapan status siaga darurat bencana itu maka pemerintah punya kewenangan untuk mengeluarkan dana dalam penanganan korban akibat kejadian tanah longsor, banjir serta angin kencang pada Selasa (28/11).

“Yang punya dana darurat supaya dilaksanakan, entah untuk memberi makan pengungsi, fisik, tanpa proses dilelang, anggaran yang disiapkan itu kan di tiap kabupaten-kabupaten sudah punya,” kata Sultan.

Gubernur DIY mengatakan, setelah ada peninjauan dari Gubernur ini juga ada usulan-usulan dari kabupaten-kabupaten termasuk Bantul terkait kebutuhan apa yang perlu disiapkan segera dalam penanganan pascabencana.

“Setelah meninjau nanti kan ada usulan-usulan dari kabupaten apa yang kira-kira bisa kita bantu, tapi kabupatan itu sudah punya dana darurat, dasarnya keputusan dari gubernur itu dana darurat bisa ke luar,” katanya.

Ketika ditanya mengenai evaluasi penanganan bencana akibat hujan disertai angin kencang karena dampak Siklon Tropis Cempaka di wilayah DIY itu, Sultan mengatakan, belum melakukan evaluasi karena belum ada laporan dari tiap-tiap kabupaten.

“Tetapi yang penting itu bukan evaluasi, namun bagaimana bisa ‘ngopeni’ (merawat, red) warga masyarakat yang mengungsi, itu yang utama,” katanya.

Data dari BPBD Bantul, hujan deras pada Selasa (28/11) mengakibatkan tanah longsor di 43 titik, pohon tumbang di sebanyak 56 titik, kemudian banjir atau genangan air di hampir merata di wilayah Bantul.

Dampak dari kejadian itu merusak jaringan listrik, fasilitas umum, menutup akses jalan, menimpa rumah warga dan menimpa kendaraan yang sedang melintas di jalan serta mengakibatkan ribuan warga mengungsi. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...