Sleman Targetkan Bebas Kawasan Kumuh pada 2020

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya melaksanakan program Kota Tanpa Kumuh atau “Kotaku” dan menargetkan seluruh wilayah setempat bebas dari kawasan kumuh pada 2020.

“Dalam penanganan kawasan kumuh perkotaan, Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan bahwa pada 2017 luasan kawasan kumuh berkurang sebesar 68,25 hektar, pada 2018 berkurang 35,5 hektar dan 2019 berkurang 58,63 hektar sehingga pada 2020 tercapai nol persen kawasan kumuh,” kata Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Sleman, Senin (12/2).

Menurut dia, berdasarkan SK Bupati Sleman No.83/Kep.KDH/A/2014 tentang Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan, menetapkan 45 lokasi kawasan permukiman kumuh perkotaan di enam Kecamatan, yakni Kecamatan Depok, Mlati, Gamping, Ngemplak, Ngaglik dan Kecamatan Godean.

“Berdasarkan hasil pendataan, diperoleh prioritas penanganan kawasan kumuh hingga 2019 sebanyak 17 desa dan 45 titik dengan luasan 162,93 hektar. Sementara untuk lokasi yang belum pernah menjadi prioritas dilakukan kegiatan pencegahan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti sosialisasi, pelatihan maupun penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, pada 2017 Kabupaten Sleman mendapatkan Bantuan Dana Investasi Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Masyarakat (BDI PLBK) sebanyak 15 Desa yang tersebar di beberapa Kecamatan, yakni Desa Sidoagung, Sidoarum, Sidomoyo, Banyuraden, Trihanggo, Nogotirto, Tirtoadi, Tlogoadi, Sendangadi, Sinduadi, Caturtunggal, Condongcatur, Wedomartani, Bimomartani, dan Triharjo.

“Kami berharap masyarakat senantiasa dapat mendukung dan terus mensukseskan program pemerintah dalam upaya mewujudkan ‘Kotaku’ di Kabupaten Sleman. dapat semakin mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan di Kabupaten Sleman, sehingga dapat mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Sleman,” katanya.

Sri Muslimatun mengatakan, diharapkan seluruh aparatur terkait dan masyarakat untuk dapat memanfaatkan berbagai sarana dan prasarana yang telah dibangun ini sesuai peruntukannya.

“Yang tidak kalah penting adalah untuk dapat menjaga dan merawat keberadaan berbagai sarana tersebut, sebagai upaya dalam mempertahankan masa guna sarpras,” katanya.

Sedangkan program “Kotaku” di Kabupaten Sleman yang telah berhasil dan telah diresmikan yakni di Dusun Banaran, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati.

Ketua panitia pembangunan “Kotaku” Dusun Banaran Heru Sehono mengatakan pembangunan Program “Kotaku” Dusun Banaraan tahap pertama berupa jalan paving blok seluas 1.085 meter persegi, saluran drainase 300 meter, talud dan pagar 35 meter dan ruang terbuka publik 80 meter persegi.

“Sedang untuk tahap kedua berupa jembatan besi sembilan meter, jalan paaving blok 45 meter, pagar 45 meter dan talud 45 meter,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi