Setiap Selasa Wage Konsep Malioboro Semipedestrian Akan Diuji Coba

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan uji coba penerapan konsep semipedestrian Jalan Malioboro, Yogyakarta dengan menutup kawasan itu dari kendaraan bermotor setiap Selasa Wage, bertepatan hari libur pedagang kaki lima.

“Tanggal 18 (Juni) Selasa Wage akan dimulai uji coba untuk penutupan Jalan Malioboro,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Sigit Sapto Rahardjo seusai rapat koordinasi persiapan uji coba Malioboro semipedestrian di Kantor Sekda DIY, Kamis (13/6).

Ia menjelaskan uji coba akan dilakukan setiap Selasa Wage atau setiap selapan (35 hari) sekali bersamaan dengan agenda libur pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro. Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dihadiri Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, uji coba akan dimulai pukul 06.00-21.00 WIB.

Ia mengatakan, selain andong, becak, dan Transjogja, kendaraan yang boleh melintas ke Jalan Malioboro selama uji coba adalah kendaraan pelayanan masyarakat, seperti ambulans, pemadam kebakaran, serta truk sampah.

“Tapi nanti tidak menutup kemungkinan (uji coba) di hari-hari ramai, Sabtu dan Minggu, juga dilakukan supaya ada evaluasi saat ramai seperti apa,” katanya.

Untuk uji coba tahap pertama, penutupan Malioboro dari kendaraan bermotor belum dilakukan secara penuh sehingga tidak menutup seluruh akses kendaraan ke Malioboro. Kendaraan dari Jalan Suryatmajan (selatan Kantor Gubernur DIY/Kepatihan) masih bisa melintas menyeberang Jalan Malioboro ke Jalan Pajeksan.

“Kendaraan dari Jalan Sosrowijayan juga boleh melintas ke DPRD DIY atau langsung ke Jalan Perwakilan. Khusus untuk Jalan Perwakilan rencananya akan dibuka dua arah tetapi masih dikaji,” katanya.

Untuk mendukung uji coba itu, sejumlah kantung parkir pengunjung Malioboro juga telah disiapkan, seperti di Abu Bakar Ali, Senopati di Jalan Senopati, Ngabean di Jalan Wahid Hasyim, Beskalan, serta Malioboro III eks-UPN di Jalan Ketandan Wetan.

Selama uji coba, pihak Pemda DIY bersama instansi terkait dan PKL akan melakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dari konsep semipedestrian itu.

“Dari Dishub DIY akan menurunkan 80 personel selama uji coba tersebut,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER