Selter Pertama di Indonesia bagi ADHA Diresmikan

0
10
Direktur Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos Sonny W Manalu (kiri) dan Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo (kanan) saat meresmikan selter bagi ADHA, Rabu (6/12/2017). (foto:Vita K/SERUJI)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Kota Surakarta meresmikan selter pertama bagi Anak-Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) di Indonesia. Selter tersebut berlokasi di sekitar kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Jurug, Kota Solo.

Selter ini disediakan atas kerjasama Pemerintah Kota Surakarta dibantu dana tanggung jawab sosial atau CSR dari Lottemart.

“Ini sebuah kolaborasi yang baik. Artinya ADHA sekarang tidak harus tinggal berpindah-pindah lagi,” tutur Pimpinan Yayasan Lentera yang mengurus para ADHA, Yunus Prasetyo, dalam acara peresmian, Rabu (6/12).

Ia menuturkan, saat ini ada sebanyak 12 orang ADHA. Mereka berasal dari beberapa daerah seperti Solo, Sukabumi dan Jombang.

“Kebanyakan yatim piatu atau ditinggalkan orang tuanya. Mereka bisa dirawat di sini,” jelasnya.

Sementara, Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo mengatakan, lokasi selter terletak di dekat jalan raya. “Jadi akan gampang dilarikan kalau ada masalah darurat,” ujarnya.

Wali Kota mengajak masyarakat bersikap peduli dan tidak meminggirkan ADHA.

Sebelum dibangun selter khusus bagi ADHA, mereka harus berpindah-pindah lokasi tinggal. Selain itu, mereka juga menghadapi beberapa penolakan masyarakat.

Direktur Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos Sonny W Manalu mengungkapkan, pemerintah daerah lain juga harus memiliki inisiatif dan kepedulian terhadap ADHA.

“Anak-anak (ADHA) harus diperlakukan dengan baik. Jangan sampai mereka menderita,” katanya. (Vita K/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
garam

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Kembangkan 75 Hektar Lahan Garam Terintegerasi

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengembangkan 75 hektar lahan garam terintegrasi di dua kecamatan yaitu Labakkang dan Bungoro. "Tahun ini kami...

Legislator: Generasi Muda Lebih Suka Baca Status Daripada Buku

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat prihatin dengan generasi muda yang lebih senang membaca status di media...
akun ustadz Somad disuspend

Akun Ustadz Somad Raib, Ini Protes Kang Emil ke Instagram

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jagad dunia maya dihebohkan dengan tiba-tiba lenyapnya akun instagram ulama terkemuka, ustadz Abdul Somad sejak hari ini, Ahad (25/2). Akun ustadz...

Drainase Buruk Sebabkan Jalan Protokol di Cianjur Banjir

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pengguna jalan menduga buruknya pembangunan drainase di sepanjang jalan protokol di Cianjur, Jawa Barat, sebagai penyebab banjir terutama ketika hujan...

BNPB: Bukit dengan Hutan Saja Tidak Cukup Cegah Longsor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bencana longsor di Brebes, Jawa Tengah, harus...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...