Satlantas Polresta Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Anak di Jalan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Untuk menggugah kesadaran pengguna jalan, Jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas.

Selain himbauan kepada para pengguna jalan, sosialisasi keselamatan lalu lintas juga dilakukan kepada para pelajar SD dan TK se-kota Yogyakarta. Hal itu guna menanamkan kesadaran dan kedisiplinan sejak usia dini.

Salah satu upayanya adalah menyelenggarakan “Gebyar Anak Bangsa” di halaman Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (18/11) pagi.

“Seringkali kita jumpai di jalanan, orangtua kurang memperhatikan anaknya ketika berkendara. Anak-anak dianggap tak perlu untuk menggunakan helm dan berbagai perlengkapan keamanan lainnya karena dianggap tak penting dan masih terlalu kecil,” kata Kasatlantas Polresta Yogyakarta, Kompol Qanti Dwi Prasetyo, melalui Kanit Dikyasa, Iptu Marija dalam sambutannya.


“Maka melalui kegiatan Gebyar Anak Bangsa ini, kita bangun ketertiban dan kedisiplinan pada anak-anak palajar dalam berlalu lintas,” imbuhnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 300 pelajar dari TK dan SD seluruh kota Yogyakarta.

Menurut Iptu Marija, keselamatan berlalu lintas sudah sepatutnya ditanamkan kepada anak-anak mulai dari kecil. Terutama dari bimbingan dan anjuran orang tua mendidik putra-putrinya. Sehingga, kata dia, diharapkan kedisiplinan dan ketertiban bisa benar-benar menjadi budaya dan kebiasaan diusia dewasanya kelak.

“Melalui acara Gebyar Anak Bangsa ini, kita ingin bangun kedisiplinan kepada anak sejak usia dini,” ujar Iptu Marija kepada SERUJI di sela-sela acara.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan lomba menggambar bagi pelajar SD dan lomba mewarnai yang diperuntukkan untuk taman kanak-kanak.

Acara Gebyar Anak Bangsa ini dijelaskan Iptu Marija merupakan serangkaian kegiatan dari upaya Satlantas untuk menegakkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar lantas) di kota Yogyakarta.

Sebelumnya, menurut Iptu Marija sudah ada kegiatan lain yang digelar Satlantas dalam upaya keselamatan berlalu lintas, diantaranya pembentangan spanduk di perempatan jalan. Pembagian stiker bagi pengguna jalan dan ada juga pembagian helm di jalan raya.

Hal itu sebagai upaya preventif dari Satlantas Yogyakarta untuk mengurangi dan mencegah terjadinya fatalitas akibat kecelakaan.

“Kita akan terus sosialisasikan, supaya Kamseltibcar Lantas di kota Jogja bisa terwujud,” pungkasnya. (Hanif/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi