Presiden Tinjau Penerapan Dana Desa Di Tegal

TEGAL, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi, Senin (15/1), meninjau penerapan dana desa di Desa Balapulang Kulon, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah.

“Pada 2015, desa kami menerima dana desa Rp288 juta, pada 2017 mendapat Rp 647 juta, 2017 mendapat Rp 825 juta dan pada tahun ini naik lagi Rp 999 juta. Mudah-mudahan pada 2019 sesuai janji bisa sampai Rp 1,4 miliar,” kata salah satu pejabat desa setempat.

Presiden yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, Staf Khusus Bidang Komunikasi Presiden Johan Budi SP, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan rombongan lainnya sempat menunaikan shalat Magrib di mushala desa tersebut.

Rombongan juga sempat mendengarkan penjelasan mengenai penggunaan dana desa di desa itu yang antara lain untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan gedung pendidikan anak usia dini (PAUD), pembangunan tolo tolo, pengerasan jalan, pembangunan jalan, dan jembatan.

Sebelumnya, Presiden juga meninjau program infrastruktur berbasis masyarakat dengan skema kerja bayar tunai (cash for work) di saluran irigasi tersier Dukuh Lo, Kecamatan Lebak Siu, Kabupaten Tegal.

“Saya kira ini banyak manfaatnya, menambah uang beredar di masyarakat dan kita harapkan tingkat konsumsi, daya beli masyarkat desa semakin naik karena ada padat karya tunai,” kata Presiden Jokowi.

Presiden sempat berbicang dengan sejumlah pekerja di saluran irigasi itu. Presiden dalam kesempatan itu didampingi oleh Basuki Hadimuljono dan Ganjar Pramono.

Saat berjalan di pematang sawah, Ganjar sempat tergelincir, namun ia tidak sampai jatuh terduduk, karena dapat menahan badannya dengan tangan.

Presiden Jokowi yang berdiri tepat di sampingnya juga ikut membantu Ganjar untuk berdiri kembali.

Hasil kajian Ditjen Perimbangan Keuangan, dengan durasi pekerjaan 55 sampai 150 hari, skema kerja bayar tunai ini akan menyerap tenaga kerja 110-475 orang, meningkatkan pendapatan masyarakat Rp 154 juta-Rp 835 juta, dan meningkatkan daya beli Rp 108 juta-Rp 584 juta per desa. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O