Presiden Sampaikan Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis Undip

0
14
jokowi, joko widodo
Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo menyampaikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-60 Universitas Diponegoro (Undip) di Stadion Undip Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/10).

Dalam orasi ilmiah dihadiri sekitar 10.000 mahasiswa yang sebagian merupakan mahasiswa baru Undip dari berbagai fakultas itu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya merespons perubahan global yang bergerak sangat cepat.

“Kita harus menyadari perubahan ini dalam 10-15 tahun bahkan kurang akan terjadi lanskap politik global, lanskap perilaku sosial juga akan berubah, ini harus antisipasi betul, kita siapkan betul, kita harus rencanakan betul,” kata Presiden Jokowi.

Presiden menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam situasi perkembangan global yang begitu dinamis untuk mengantisipasi dan mempersiapkan langkah dan antisipasinya.

“Perguruan tinggi yang ada di depan untuk antisipasi ini, persiapan-persiapan ini harus kita lakukan karena kalau tidak terkaget-kaget kita,” katanya lagi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mencontohkan adanya fenomena pergeseran dari offline ke online yang menyebabkan banyak mal dan toko konvensional tutup.

Menurut dia, hal itu akan melanda semua segmen kehidupan, oleh sebab itu kesiapan untuk menghadapinya pun harus benar-benar dilakukan karena lanskap politik global akan berubah, selain bahwa lanskap ekonomi global dan interaksi sosial juga akan berubah.

“Ini sering tidak kita sadari, tapi kita sudah ikut dalam perubahan itu,” katanya pula.

Secara khusus ia meminta kepada perguruan tinggi khususnya Undip, agar mampu menjadi motor penggerak perubahan dan berubah menyongsong perubahan tersebut.

Ia menambahkan, fakultas dan program studi pada perguruan tinggi harus mampu memenuhi kebutuhan spesifik yang berkembang saat ini, sekaligus memenuhi kebutuhan inovasi-inovasi disruptif.

“Ubah pola pembelajaran sehingga mendorong inovasi, memfasilitasi mahasiswa menjadi pembelajar yang aktif, untuk mempunyai karakter, etos kerja yang tinggi, memiliki leadership atau kepemimpinan yang baik, jiwa antikorupsi, jiwa toleransi, inovatif, dan kreatif karena kompetisi antarnegara sangat ketat dan sangat sengit,” katanya pula.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai hasil riset aplikatif yang dilakukan Undip.

Setelah memberikan orasi ilmiah, Presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi meninggalkan Kota Semarang untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat melalui Kota Bandung.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Semarang, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Lawutung

Eksotis, Danau Lawutung Masih Menyimpan Mistis

SUMBA, SERUJI.CO.ID - Danau Lawutung yang terletak di desa Kadahang kecamatan Hahar, kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu danau yang berada...

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...
Pembagian kartu e-tol

Dibuka Awal 2018, Tol Soker Hanya Layani Transaksi Non Tunai

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tol Solo-Kertosono (Soker) mulai dioperasikan pada Januari 2018. Sistem pembayaran tol sepenuhnya akan dilakukan secara nontunai atau menggunakan kartu e-toll. Pembayaran dengan...

KANAL WARGA TERBARU

1

Suami yang Bertanggungjawab

Suami yang Bertanggungjawab Sore itu, saya sedang nemeni anak bermain sambil baca-baca SERUJI . Terdengar suara motor memasuki halaman rumah, sesaat kemudian  seorang bapak-bapak  bicara...
20171119_103818

Empat Cara Mengenali Seseorang dari Akun Sosial Media Miliknya

1. Cara penulisan kata2 2. Cara berkomunikasi dengan orang lain (bahasa) 3. Perilaku bersosmed. Apa aja yg diupload. Membaca eksistensi dan pengakuan yg diharapkan dan diperoleh. 4....
Posyandu

Masuk 10 Besar Kabupaten, Posyandu Dewi Asih Jalani Penilaian Lomba

KLATEN, SERUJI.CO.ID - Posyandu Dewi Asih, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Rabu (25/10), menjalani penilaian lomba Posyandu tingkat Kabupaten. Tim penilai bukan hanya...