Presiden Sampaikan Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis Undip

0
19
jokowi, joko widodo
Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo menyampaikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-60 Universitas Diponegoro (Undip) di Stadion Undip Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/10).

Dalam orasi ilmiah dihadiri sekitar 10.000 mahasiswa yang sebagian merupakan mahasiswa baru Undip dari berbagai fakultas itu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya merespons perubahan global yang bergerak sangat cepat.

“Kita harus menyadari perubahan ini dalam 10-15 tahun bahkan kurang akan terjadi lanskap politik global, lanskap perilaku sosial juga akan berubah, ini harus antisipasi betul, kita siapkan betul, kita harus rencanakan betul,” kata Presiden Jokowi.

Presiden menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam situasi perkembangan global yang begitu dinamis untuk mengantisipasi dan mempersiapkan langkah dan antisipasinya.

“Perguruan tinggi yang ada di depan untuk antisipasi ini, persiapan-persiapan ini harus kita lakukan karena kalau tidak terkaget-kaget kita,” katanya lagi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mencontohkan adanya fenomena pergeseran dari offline ke online yang menyebabkan banyak mal dan toko konvensional tutup.

Menurut dia, hal itu akan melanda semua segmen kehidupan, oleh sebab itu kesiapan untuk menghadapinya pun harus benar-benar dilakukan karena lanskap politik global akan berubah, selain bahwa lanskap ekonomi global dan interaksi sosial juga akan berubah.

“Ini sering tidak kita sadari, tapi kita sudah ikut dalam perubahan itu,” katanya pula.

Secara khusus ia meminta kepada perguruan tinggi khususnya Undip, agar mampu menjadi motor penggerak perubahan dan berubah menyongsong perubahan tersebut.

Ia menambahkan, fakultas dan program studi pada perguruan tinggi harus mampu memenuhi kebutuhan spesifik yang berkembang saat ini, sekaligus memenuhi kebutuhan inovasi-inovasi disruptif.

“Ubah pola pembelajaran sehingga mendorong inovasi, memfasilitasi mahasiswa menjadi pembelajar yang aktif, untuk mempunyai karakter, etos kerja yang tinggi, memiliki leadership atau kepemimpinan yang baik, jiwa antikorupsi, jiwa toleransi, inovatif, dan kreatif karena kompetisi antarnegara sangat ketat dan sangat sengit,” katanya pula.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai hasil riset aplikatif yang dilakukan Undip.

Setelah memberikan orasi ilmiah, Presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi meninggalkan Kota Semarang untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat melalui Kota Bandung.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Semarang, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...