Poster Lecehkan Lambang Negara Gegerkan Civitas Undip Semarang

0
230
Poster bertuliskan "GARUDA KU KAFIR" yang sempat beredar di Universitas Diponegoro, Semarang. (FOTO: Istimewa)

SEMARANG – Civitas Akedemika Universitas Diponegoro (Undip) heboh dengan ditemukannya poster warna merah dan spanduk misterius yang bertuliskan ‘GARUDA KU KAFIR”. Di bawahnya, tertulis “Depan Gedung A FISIP Undip 20 Mei 2017 Pukul 15.30 WIB” yang diduga merupakan jadwal agenda kegiatan itu, namun tidak ada tulisan ataupun keterangan yang lainnya.

Spanduk dan poster tersebut tersebar di Kawasan Kampus Undip, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno, menuturkan bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan pihak Polda Jawa Tengah untuk mengetahui tujuan apa sebenarnya pemasangan poster dan spanduk tersebut.

“Terkait poster itu, kemarin kami telah berkoordinasi dengan pihak intel Polda,” ujar Nuswantoro saat dikonfirmasi, Rabu (15/5)

Dari informasi yang disampaikan, setidaknya ada empat poster yang ditemukan tertempel di sejumlah papan majalah dinding (mading) kampus FISIP Undip, kemudian satu poster dan satu spanduk ditemukan di kantin fakultas yang langsung diamankan.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya tak tahu menahu tentang pemasangan poster tersebut.

“Informasi awal kami terima Selasa (16/5) sore bahwa ada poster itu, dan malamnya langsung kami koordinasi dengan pimpinan terkait untuk dicopot poster tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, kegiatan yang direncanakan 20 Mei mendatang itu dipastikan belum ada izin dari pihak Kampus Undip Semarang.

“Bisa kami pastikan bahwa kegiatan yang direncanakan tanggal 20 mei tersebut dilakukan oleh oknum, dan bukan kegiatan resmi mahasiswa Fisip atau civitas akademika Undip,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, pihaknya telah menghubungi Dekan Fisip Undip, Sunarto terkait penempelan poster tersebut.

“Ia kami hubungi dan telah memastikan bahwa pihaknya tidak menerbitkan izin dan tidak ada permohonan izin melakukan kegiatan di kampus oranye tersebut,” ungkapnya.

Penemuan poster yang bernuansa provokatif tersebut sempat ramai diperbicangkan di media sosial.

Hingga kini, aparat Polri dan TNI masih mendalami dan mencari siapa pembuat dan penempel poster tersebut.

 

EDITOR: Iwan Y

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Cak Imin: Tahun 2018 Akan Banyak Terjadi Kejutan Politik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemberitaan mengenai pertarungan Pilpres 2019 diprediksi akan mendominasi pemberitaan di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),...

BKAD Verifikasi Ulang Data Mahasiswa Penerima Beasiswa

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Nusa Teggara Timur (NTT) akan melakukan verifikasi ulang data para mahasiswa penerima...

Berdayakan Ummat, Bank Muamalat Gandeng Baznas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - ‎PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan jaringan usaha mikro ritel Z-Mart di Stabat Ibu Kota...

KANAL WARGA TERBARU

tanda tanya

Tak Perlu Dijawab

Bukanlah hal mudah untuk memiliki sikap empati. Apalagi mau melangkahkan kaki menjadi simpati dan beraksi untuk membantu sesama. Ketika kita dalam perjalanan, dalam mobil mewah...
KH Luthfi Bashori

Sejak Dulu, Kaum Yahudi dan Nasrani Berusaha Mempengaruhi Umat Islam

Sy. Ibnu Abbas RA memaparkan bahwa Nu’man bin Qushay, Bahr bin Umar, Syasy bin ‘Adi suatu hari mendatangi Rasulullah SAW dan berbincang-bincang. Lalu beliau...
IMG-20170528-WA0002

Rasulullah saw Tidak Berpoligami

Poligami adalah ajaran islam. Seorang laki-laki boleh memiliki 4 orang istri dalam waktu yang sama. Kalau salah satu istri meninggal, atau diceraikan, si laki-laki...