Poster Lecehkan Lambang Negara Gegerkan Civitas Undip Semarang

0
239
Poster bertuliskan "GARUDA KU KAFIR" yang sempat beredar di Universitas Diponegoro, Semarang. (FOTO: Istimewa)

SEMARANG – Civitas Akedemika Universitas Diponegoro (Undip) heboh dengan ditemukannya poster warna merah dan spanduk misterius yang bertuliskan ‘GARUDA KU KAFIR”. Di bawahnya, tertulis “Depan Gedung A FISIP Undip 20 Mei 2017 Pukul 15.30 WIB” yang diduga merupakan jadwal agenda kegiatan itu, namun tidak ada tulisan ataupun keterangan yang lainnya.

Spanduk dan poster tersebut tersebar di Kawasan Kampus Undip, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno, menuturkan bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan pihak Polda Jawa Tengah untuk mengetahui tujuan apa sebenarnya pemasangan poster dan spanduk tersebut.

“Terkait poster itu, kemarin kami telah berkoordinasi dengan pihak intel Polda,” ujar Nuswantoro saat dikonfirmasi, Rabu (15/5)

Dari informasi yang disampaikan, setidaknya ada empat poster yang ditemukan tertempel di sejumlah papan majalah dinding (mading) kampus FISIP Undip, kemudian satu poster dan satu spanduk ditemukan di kantin fakultas yang langsung diamankan.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya tak tahu menahu tentang pemasangan poster tersebut.

“Informasi awal kami terima Selasa (16/5) sore bahwa ada poster itu, dan malamnya langsung kami koordinasi dengan pimpinan terkait untuk dicopot poster tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, kegiatan yang direncanakan 20 Mei mendatang itu dipastikan belum ada izin dari pihak Kampus Undip Semarang.

“Bisa kami pastikan bahwa kegiatan yang direncanakan tanggal 20 mei tersebut dilakukan oleh oknum, dan bukan kegiatan resmi mahasiswa Fisip atau civitas akademika Undip,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, pihaknya telah menghubungi Dekan Fisip Undip, Sunarto terkait penempelan poster tersebut.

“Ia kami hubungi dan telah memastikan bahwa pihaknya tidak menerbitkan izin dan tidak ada permohonan izin melakukan kegiatan di kampus oranye tersebut,” ungkapnya.

Penemuan poster yang bernuansa provokatif tersebut sempat ramai diperbicangkan di media sosial.

Hingga kini, aparat Polri dan TNI masih mendalami dan mencari siapa pembuat dan penempel poster tersebut.

 

EDITOR: Iwan Y

Komentar

BACA JUGA
Bendera PBB

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Gencatan Senjata di Suriah

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Dewan Keamanan PBB pada Sabtu (23/2) akhirnya mengesahkan sebuah resolusi, yang mendesak agar gencatan senjata diterapkan selama setidaknya 30 hari...
garam

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Kembangkan 75 Hektar Lahan Garam Terintegerasi

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengembangkan 75 hektar lahan garam terintegrasi di dua kecamatan yaitu Labakkang dan Bungoro. "Tahun ini kami...

Legislator: Generasi Muda Lebih Suka Baca Status Daripada Buku

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat prihatin dengan generasi muda yang lebih senang membaca status di media...
akun ustadz Somad disuspend

Akun Ustadz Somad Raib, Ini Protes Kang Emil ke Instagram

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jagad dunia maya dihebohkan dengan tiba-tiba lenyapnya akun instagram ulama terkemuka, ustadz Abdul Somad sejak hari ini, Ahad (25/2). Akun ustadz...

Drainase Buruk Sebabkan Jalan Protokol di Cianjur Banjir

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pengguna jalan menduga buruknya pembangunan drainase di sepanjang jalan protokol di Cianjur, Jawa Barat, sebagai penyebab banjir terutama ketika hujan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...