Poster Lecehkan Lambang Negara Gegerkan Civitas Undip Semarang

SEMARANG – Civitas Akedemika Universitas Diponegoro (Undip) heboh dengan ditemukannya poster warna merah dan spanduk misterius yang bertuliskan ‘GARUDA KU KAFIR”. Di bawahnya, tertulis “Depan Gedung A FISIP Undip 20 Mei 2017 Pukul 15.30 WIB” yang diduga merupakan jadwal agenda kegiatan itu, namun tidak ada tulisan ataupun keterangan yang lainnya.

Spanduk dan poster tersebut tersebar di Kawasan Kampus Undip, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno, menuturkan bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan pihak Polda Jawa Tengah untuk mengetahui tujuan apa sebenarnya pemasangan poster dan spanduk tersebut.

“Terkait poster itu, kemarin kami telah berkoordinasi dengan pihak intel Polda,” ujar Nuswantoro saat dikonfirmasi, Rabu (15/5)

Dari informasi yang disampaikan, setidaknya ada empat poster yang ditemukan tertempel di sejumlah papan majalah dinding (mading) kampus FISIP Undip, kemudian satu poster dan satu spanduk ditemukan di kantin fakultas yang langsung diamankan.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya tak tahu menahu tentang pemasangan poster tersebut.

“Informasi awal kami terima Selasa (16/5) sore bahwa ada poster itu, dan malamnya langsung kami koordinasi dengan pimpinan terkait untuk dicopot poster tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, kegiatan yang direncanakan 20 Mei mendatang itu dipastikan belum ada izin dari pihak Kampus Undip Semarang.

“Bisa kami pastikan bahwa kegiatan yang direncanakan tanggal 20 mei tersebut dilakukan oleh oknum, dan bukan kegiatan resmi mahasiswa Fisip atau civitas akademika Undip,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, pihaknya telah menghubungi Dekan Fisip Undip, Sunarto terkait penempelan poster tersebut.

“Ia kami hubungi dan telah memastikan bahwa pihaknya tidak menerbitkan izin dan tidak ada permohonan izin melakukan kegiatan di kampus oranye tersebut,” ungkapnya.

Penemuan poster yang bernuansa provokatif tersebut sempat ramai diperbicangkan di media sosial.

Hingga kini, aparat Polri dan TNI masih mendalami dan mencari siapa pembuat dan penempel poster tersebut.

 

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.