Polres Sleman Imbau Pemudik Waspadai Penyempitan Jalan “Underpass” Kentungan

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau pemudik yang melalui jalan lingkar utara (ring road) untuk mewaspadai adanya penyempitan jalan di kawasan proyek pembangunan underpass Kentungan.

“Pemudik harus waspada di proyek underpass karena jalan menyempit dan hanya dibuka sebagian saja,” kata Kasat Lantas Polres Sleman AKP Faisal Pratama di Sleman, Kamis (30/5).

Ia mengatakan, arus mudik lebaran sudah mulai terlihat memasuki wilayah Sleman sudah banyak kendaraan dengan nomor polisi luar daerah yang masuk menuju Yogyakarta sehingga terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik, termasuk di ring road.

Guna melancarkan arus kendaraan saat mudik, pelaksana proyek underpass Kentungan membuka sebagian proyek yang bisa dilalui kendaraan.

Pembukaan ini untuk memaksimalkan volume jalan sehingga bisa menampung lebih banyak kendaraan di jalur tersebut.

“Saat ini yang dibuka ini adalah zona 1 proyek underpass,” kata Faisal. Kentungan terbagi atas empat zona, dimana pada zona 1 sudah terpasang konstruksi top slab beton yang bisa dilalui oleh kendaraan.

Ia mengatakan, dengan dibukanya sebagian jalan, diharapkan kepadatan arus pada Jumat (31/5), Sabtu (1/6) dan Ahad (2/6) bisa lebih terurai.

“Karena sudah nampak ada arus mudik dari Jakarta, dan prediksinya seputar hari itu sudah ada kepadatan di wilayah DIY,” katanya.

Ia mengatakan, meskipun sudah dibuka, pihaknya tetap mengimbau agar kendaraan besar tidak melintas di underpass Kentungan. Kendaraan besar diarahkan menghindari proyek underpass, baik itu dari arah timur atau barat.

“Kalau dipaksakan kendaraan berat masuk ke ring road utara nantinya dikhawatirkan akan jadi crowded,” katanya.

Faisal mengatakan, hal itu disebabkan adanya titik-titik perlambatan arus yang disebabkan adanya penyempitan jalan. Sebab, tidak semua proyek underpass di sisi barat dibuka seluruhnya. Sehingga arus lalu lintas dari arah timur menuju barat tetap akan sedikit tersendat.

“Jalur yang dibuka hanya sepanjang 88 meter saja. Selebihnya, digunakan untuk menyimpan alat-alat berat yang digunakan untuk pengerjaan proyek underpass,” katanya.

Sementara itu, arus lalu lintas dari barat menuju timur juga mengalami sedikit kendala. Masih ada kendaraan yang kebingungan mengambil lajur jalan.

Oleh karenanya, ketika ada kendaraan yang akan berbelok ke arah kanan atau arah UGM ketika salah mengambil lajur maka dimungkinkan akan memotong lajur kendaraan lain sehingga jika ada kendaraan yang melaju kencang bisa saja bersenggolan dan mengakibatkan kecelakaan, ujarnya.

“Saat uji coba untuk sepeda motor masih belum terbiasa. Sehingga nanti akan diberi tambahan rambu untuk yang ke kiri ke arah Kaliurang dan kanan untuk lurus dan ke UGM,” katanya.

Ia mengatakan, di lokasi tersebut penerangan jalan dirasa juga masih belum memadai. Sehingga dia meminta kepada pelaksana proyek untuk memperhatikan kondisi tersebut agar meminimalisir kecelakaan.

“Kalau bisa hari ini untuk rambu sudah terpasang agar masyarakat tidak terkecoh, termasuk juga dengan penerangan jalan,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER