Polres Banyumas Musnahkan Ribuan Botol Miras

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, memusnahkan ribuan botol minuman beralkohol dari berbagai merek yang disita dalam kegiatan kepolisian yang ditingkatkan menjelang bulan Ramadhan 1439 Hijriah.

Pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol yang dipimpin Kepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Bambang Yudhantara Salamun itu dilaksanakan di halaman belakang Markas Polres Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (15/5), dengan menggunakan “stoom walls”.

Selain ribuan botol minuman beralkohol, Polres Banyumas juga memusnahkan ribuan liter tuak dan ciu dengan cara menuang ke saluran air.

Saat ditemui wartawan, Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan minuman beralkohol, tuak, dan ciu itu merupakan barang bukti sitaan dalam kegiatan kepolisian yang ditingkatkan menjelang bulan Ramadhan 1439 H, yang digelar pada tanggal 1 Januari hingga 14 Mei 2018.


Menurut dia, barang bukti sitaan tersebut terdiri atas 6.096 botol minuman beralkohol, 2.282 liter ciu, dan 10.814 liter tuak.

“Jadi, ini adalah sebuah komitmen kami, Polres Banyumas, dalam mewujudkan wilayah Banyumas yang, aman, tertib, dan terbebas dari penyakit masyarakat. Ini adalah wujud dari sinergitas antara Polri, TNI, dan masyarakat di mana sebagian besar informasi yang diberikan datangnya dari masyarakat kepada kami,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya bersama-sama TNI melakukan tindakan-tindakan nyata guna menjawab keresahan masyarakat terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal.

BACA JUGA:  Lahan Pertanian di Gunung Kidul Diserang Landak

Menurut dia, jumlah pelaku dalam kasus peredaran minuman beralkohol ilegal itu lebih dari 100 orang namun pihaknya masih melakukan pembinaan supaya mereka tidak kembali melakukan kegiatan tersebut.

“Hal itu karena yang kami gunakan dasar hukumnya adalah perda (peraturan daerah), di situ tercantum minuman beralkohol di wilayah Banyumas adalah 0 (nol) persen. Jadi tidak boleh ada satu pun toko atau warung yang menjual minuman beralkohol tanpa izin,” katanya.

Terkait dengan hal itu, Kapolres mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan untuk memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal termasuk tindakan terhadap peredaran petasan atau mercon selama bulan Ramadhan.

Ia menargetkan pada H-1 Ramadhan, di wilayah Banyumas sudah tidak ada lagi peredaran minuman beralkohol ilegal.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya “sweeping” yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan, dia mengimbau agar ormas-ormas yang ada tidak melakukan langkah-langkah sendiri dengan menggelar “sweeping”.

“Apabila memang ada hal-hal yang dirasa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, ‘monggo’, silakan dilaporkan, Polres Banyumas akan bertindak. Kami punya ‘special team’ namanya ‘Tim Bawor’, tugasnya adalah memberantas segala macam penyakit masyarakat,” katanya.

Kegiatan pemusnahan minuman beralkohol itu dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Banyumas, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyumas, dan perwakilan ormas. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.