Pemkot Pekalongan Gagal Penuhi Target Ekspor

0
54
Batik Pekalongan
Hasil produksi batik Pekalongan. (foto:Istimewa)

PEKALONGAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, gagal memenuhi target nilai ekspor 2017 yang ditetapkan sebesar 17 juta dolar Amerika Serikat.

Kepala seksi Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UUKM Kota Pekalongan Ali Sutrisno di Pekalongan, Ahad (21/1), mengatakan bahwa nilai transaksi dari sektor ekspor pada sejumlah produk hanya mencapai 15,6 juta dolar AS dari target yang ditetapkan sebesar 17 juta dolar AS.

“Kegagalan pemenuhan target ekspor tersebut karena menurut para pengusaha permintaan dari luar negeri memang cenderung turun akibat produk yang tidak memenuhi permintaan atau alasan lainnya,” katanya.

Menurut dia, produk-produk unggulan Kota Pekalongan seperti batik dan hasil pengolahan ikan juga ikut mengalami penurunan ekspor pada 2017.

“Oleh karena, pada 2018, kami akan mengevaluasi penyebab menurunnya nilai ekspor  batik Pekalongan dan hasil pengolahan ikan. Selain itu, kami berharap para pengusaha ekspor mampu meningkatkan kreatifitas dan inovasi produk agar tetap diminati konsumen mancanegara,” katanya.

Ketua Badan Pengurus Cabang Asosiasi Ekportir dan Produsen Handycraft Indonesia Pekalongan Romi Oktabirawa mengatakan kerajinan batik Pekalongan mulai mengalami pergeseran karena sejumlah daerah melakukan produksi batik dalam jumlah banyak.

“Oleh karena, para perajin batik harus mulai berbenah bagaimana supaya batik tetap bisa eksis di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Menurut dia, sekarang motif batik Solo dengan Pekalongan sudah hampir tidak ada bedanya, padahal sebelumnya batik Solo terkenal dengan motif keraton dan warna sogan tetapi kini justru yang muncul warna dan motif seperti pesisiran.

“Karena itu, perajin batik perlu ada kebersamaan dalam upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya nusantara, kebersamaan untuk memajukan batik Pekalongan. Selain itu, perajin batik juga harus kreatif dan inovatif dalam berkarya kerajinan batik agar kerajinan ini tetap diminati konsumen,” katanya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Puasa, Ukurlah Lebih Dahulu Lingkar Pinggang Anda

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - Bulan Ramadhan adalah bulan latihan fisik, mental dan spiritual yang dilakukan secara bersamaan, terus menerus...
narkoba

BNN Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Riau-Jakarta

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan BNN Provinsi Riau membongkar sindikat narkoba jaringan Riau-Jakarta yang dikendalikan oleh seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan...

Indonesia Raih Runner Up Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim putri Indonesia menjadi runner up grup setelah pada pertandingan penyisihan turnamen bulu tangkis Piala Uber di Bangkok, Thailand, Rabu (23/5), harus...
KTP-el

Mendagri Minta Masyarakat Proaktif Rekam KTP-el

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta masyarakat yang belum merekam KTP elektronik (KTP-el) untuk proaktif merekam KTP-el sehingga bisa menggunakan hak...

Prabowo Kunjungi Anwar Ibrahim

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Selasa malam (22/5), mengunjungi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR), Datuk Seri Anwar Ibrahim...