Pemkab Lakukan Pendekatan Terhadap Penolak Proyek Bandara

KULON PROGO, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pendekatan persuasif kepada warga yang masih menolak proyek “New Yogyakarta International Airport”.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo Astungkara di Kulon Progo, Jumat mengatakan sedikitnya saat ini ada 30 kepala keluarga, dengan total 100 jiwa, berada dalam kondisi terisolisasi karena menolak bandara dan tidak mau menerima ganti rugi yang telah dikonsinyiasi di PN Wates.

“Mereka tinggal di tempat yang tidak representatif lagi, karena sekelilingnya sudah diratakan dengan tanah,” katanya.

Ia mengatakan saat ini langkah pendekatan masih menemui jalan buntu, pemkab mengambil upaya berhenti sementara, sekaligus meminta PT Angkasa Pura I (Persero) untuk mengerjakan pembangunan NYIA, di luar wilayah permukiman yang dihuni warga. Dan tidak hanya berfokus pada penolakan warga dan pembebasan lahan yang belum selesai.


“Langkah pendekatan tersebut terus diambil kepada warga penolak, agar mereka mau merelakan lahan dan bersedia pindah dari areal Izin Penetapan Lokasi (IPL) pembangunan NYIA,” katanya.

Pengadilan Negeri (PN) Wates mencatat, hingga 30 November 2017, ada 213 perkara yang telah rampung diputus hakim dalam persidangannya dari total 250 perkara yang teregister untuk proses konsinyasi. Tiap satu perkara bisa mencakup lebih dari satu bidang lahan.

Humas PN Wates Nur Kholida Dwiwati mengatakan dari jumlah perkara yang telah menjalani putusan, ada 29 perkara yang dicabut oleh PT Angkasa Pura I karena berbagai faktor serta 75 perkara yang telah dicairkan dana terkonsinyasinya.

Adapun 14 perkara sedang bersiap menjalani proses sidang, 13 perkara dalam tahap penawaran maupun delegasi, perbaikan dan pelengkapan data 10 perkara.

“Masih ada 37 perkara yang belum selesai proses konsinyasi. Kami tidak bisa mengkualifikasi mana perkara dari warga yang menolak (pembangunan bandara) ataupun mendukung. Selama ada pengajuan register perkara dari AP I, itu yang kami proses,” katanya.

Dari sekian ratus perkara konsinyasi yang sudah diputus pengadilan, nilai ganti ruginya dicairkan mencapai Rp 81.294.857.700. Adapun saldo dana ganti rugi lahan terkonsinyasi yang masih mengendap tersimpan di bank saat ini disebutnya mencapai Rp 800.502.547.500, termasuk juga ganti rugi lahan Paku Alam Ground (PAG) senilai sekitar Rp 701,512 miliar. Sedangkan nilai total dana yang dititipkan AP I ke PN Wates mencapai Rp 881.797.405.200.

Kholida menegaskan, selepas diputus pengadilan, bidang lahan yang terkonsinyasi secara otomatis menjadi hak milik negara yang bisa dikuasakan kepada pemohonnya. Dalam hal ini, PT AP I menjadi pihak pemohon dan calon pengguna lahan tersebut.

“Hal itu mengacu pada Peraturan Mahkamah Agung (MA) nomor 2/2016 tentang tata cara pengajuan keberatan dan penitipan ganti rugi di PN dalam pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum,” katanya. (Ant/SU02)

KONSULTASI

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

Baca Juga

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Pengamat Nilai Panggung Debat Kedua Milik Jokowi, Begini Alasannya

Pengamat menilai panggung debat kedua milik Jokowi. Benarkah?

Dua Relawan Jokowi-KH Ma’ruf Jadi Korban Ledakan Nobar Debat

TKN Jokowi-Ma'ruf menjenguk dua korban ledakan yang terjadi di area debat calon presiden (capres) yang dirawat di RSAL Dr. Mintohardjo.

Harga Tiket Pesawat Melambung, Inilah Dampak Bagi PT. Pelni

Kapal Pelni mendapat berkah dari kenaikan harga tiket pesawat.

Jokowi Klaim Dalam 4,5 Tahun Tak Ada Konflik Pembebasan Lahan, Tapi Data Berkata Sebaliknya

Jokowi klaim sudah tidak ada konflik terkait pembebasan lahan dalam proyek infrastruktur. Namun data yang ditemukan SERUJI berbeda...

BPN Nilai Moderator Rusak Suasana Karena Potong Pembicaraan Capres Yang Lebihi Waktu

BPN keberatan dengan seringnya moderator menghentikan pembicaraan capres yang telah habis jatah waktunya.

Dua Anak Presiden Ini Juga Mencuit Saat Prabowo “Ragu” Soal Unicorn

Ramai soal unicorn, dua anak Presiden ini pun ikut nimbrung dengan cuitannya.

Pengamat Nilai Panggung Debat Kedua Milik Jokowi, Begini Alasannya

Pengamat menilai panggung debat kedua milik Jokowi. Benarkah?

Dua Relawan Jokowi-KH Ma’ruf Jadi Korban Ledakan Nobar Debat

TKN Jokowi-Ma'ruf menjenguk dua korban ledakan yang terjadi di area debat calon presiden (capres) yang dirawat di RSAL Dr. Mintohardjo.

Jokowi Klaim Dalam 4,5 Tahun Tak Ada Konflik Pembebasan Lahan, Tapi Data Berkata Sebaliknya

Jokowi klaim sudah tidak ada konflik terkait pembebasan lahan dalam proyek infrastruktur. Namun data yang ditemukan SERUJI berbeda...

BPN Nilai Moderator Rusak Suasana Karena Potong Pembicaraan Capres Yang Lebihi Waktu

BPN keberatan dengan seringnya moderator menghentikan pembicaraan capres yang telah habis jatah waktunya.

TERPOPULER

Pengamat Nilai Panggung Debat Kedua Milik Jokowi, Begini Alasannya

Pengamat menilai panggung debat kedua milik Jokowi. Benarkah?

BPN Nilai Moderator Rusak Suasana Karena Potong Pembicaraan Capres Yang Lebihi Waktu

BPN keberatan dengan seringnya moderator menghentikan pembicaraan capres yang telah habis jatah waktunya.

Terjadi Ledakan Petasan di Parkir Timur Senayan Saat Debat Capres Berlangsung

Ledakan di Parkir Timur Senayan saat Dabet Capres ternyata berasal dari petasan

TKN Jokowi Sesalkan Terjadinya Ledakan di Dekat Lokasi Nobar Saat Debat Capres

Begini pendapat TKN Jokowi terkait ledakan di lokasi nobar pendukung 01

Nilai Unggul di Debat Kedua, BPN: Elektabilitas Prabowo-Sandi Akan Makin Naik

BPN menilai dalam debat kedua ini Prabowo unggul atas Jokowi.