Pemkab Bantul: Pelebaran Jalur Wisata Diikuti Pemasangan PJU

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan pelebaran jalur wisata dari Imogiri ke arah Mangunan Dlingo yang dilakukan pada 2018 akan diikuti dengan pemasangan penerangan jalan umum.

“Pelebaran jalan diikuti pemasangan penerangan jalan, jadi Insya Allah paket programnya pelebaran jalan Imogiri-Mangunan ditambah penerangan jalan dan rambu-rambu,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru di Bantul, Ahad (1/4)

Menurut dia, pembangunan pelebaran jalur wisata dari wilayah Kecamatan Imogiri naik sampai ke Mangunan Kecamatan Dlingo (Imogiri-Mangunan) itu sesuai rencana mulai dari simpang tiga Imogiri naik sampai seputaran depan Balai Desa Mangunan.

Ia mengatakan, pelebaran jalan Imogiri-Mangunan yang menurut informasi masing-masing satu meter di kanan-kiri jalan itu ditargetkan selesai sebelum Lebaran 2018 agar bisa mendukung lalu lintas wisatawan selama libur panjang nanti.

“Saya kurang faham secara teknis, tetapi beberapa informasi yang kami terima itu jadi bekal kami di pariwisata untuk bisa memberikan sedikit gambaran, mudah-mudahan Juni nanti sudah bagus, baik dari sisi akses maupun penerangan,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, kondisi jalur wisata tersebut nantinya relatif lebih memadai dan lebih nyaman bagi wisatawan walaupun belum sempurna, apalagi terkait dengan penerangan jalan selama ini juga dikeluhkan wisatawan.

“Arahnya nanti peningkatan jumlah wisatawan ke Mangunan, karena dengan kelancaran itu sangat dimungkinkan, paling tidak kalau sebelumnya wisatawan ragu berkunjung karena khawatir macet, tetapi nanti lalu lintas sudah lancar,” katanya.

Kwintarto mengatakan, terkait pelebaran jalan di jalur wisata Imogiri-Mangunan itu sangat penting mengingat kondisi jalan saat ini yang kurang lebar, medan jalan yang menanjak dan berkelok-kelok serta ramai arus wisatawan.

“Kalau itu jalur wisata saya kira sudah sangat membantu, kalau sekarang di beberapa titik kalau ada simpangan mobil itu mepet sekali, ketika ada antrean mobil, motorpun lewat samping sulit, sehingga jika dilebarkan sangat bisa membantu,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER