Pemkab Bantul Gencar OTT Pembuang Sampah Sembarangan

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta terus menggencarkan operasi tangkap tangan terhadap pembuang sampah sembarangan sebagai bagian dari upaya pembudayaan masyarakat akan kebersihan lingkungan.

“Tempo hari OTT (operasi tangkap tangan) sampah di Bantul sudah kita laksanakan dan ini akan terus kita laksanakan, tujuan utamanya adalah pembudayaan,” kata Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu (4/4).

OTT pembuang sampah sembarangan itu dilakukan satgas (tatuan tugas) gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, dan setidaknya sudah ada beberapa yang terkena OTT sampah.

Ia mengatakan OTT pembuang sampah terus dilakukan karena masalah sampah disadari bukan hanya masalah sarana dan prasarana, akan tetapi ternyata jauh lebih penting dari itu semua adalah justru pembudayaan.

“Jadi budaya itu bagaimana warga Bantul punya kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan menghargai lingkungan, jadi membuang sampah di sungai itu sebuah bentuk kebodohan. Lha sungai kok dijadikan tempat sampah ini kan kebodohan,” katanya.

Ia mengatakan membuang sampah di sungai atau tidak pada tempatnya bisa mengancam lingkungan dalam jangka panjang, sehingga yang juga perlu dilakukan adalah dengan membangun kebudayaan masyarakat itu.

“Karena percuma kalau sarana prasarana yang lengkap itu tidak dibarengi dengan kebudayaan tentang hidup yang tertib, hidup yang lebih menghargai lingkungan,” katanya.

Ia menjelaskan OTT pembuang sampah itu sampai dengan saat ini dari pihak pemerintah daerah belum berpikir akan memproses secara hukum terhadap pelaku, melainkan dengan pembinaan dan langkah-langkah persuasif.

“Makanya akan kita tradisikan terus menerus OTT sampah ini, setelah semuanya menyadari dan tidak ada lagi orang membuang sampah di sungai, saat itu pulalah kita akan menerapkan ketentuan proyustisia, siapapun itu, karena dalam perda memungkinkan untuk diproses secara hukum,” katanya.

Akan tetapi, dalam upaya mewujudkan Bantul bebas sampah dan memelihara kelestarian lingkungan jangka panjang, pihaknya tidak ingin memperbanyak orang yang terkena kasus hukum terkait dengan sampah.

“Ini pembinaan dan langkah persuasif perlu, intinya kita akan terus melakukan OTT sampah dari sungai ke sungai, dari sudut kota ke sudut lain tanpa pemberitahuan terlebih dulu,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

BPK dan Bencana

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER