Pasar Imogiri Bantul Raih Sertifikat SNI

BANTUL, SERUJI.CO.ID –┬áPasar Imogiri di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meraih sertifikat Standar Nasional Indonesia dari Kementerian Perdagangan RI bersamaan dengan lima pasar rakyat lainnya di kabupaten/kota se-Indonesia.

“Pasar Imogiri mendapat sertifikat SNI setelah melalui audit dan proses yang panjang dan Pasar Imogiri di Bantul ini menjadi satu-satunya pasar rakyat ber-SNI di wilayah DIY,” kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Subiyanta Hadi di Bantul, Jumat (2/2).

Sertifikat SNI untuk pasar rakyat itu diberikan kepada Kepala Dinas Perdagangan Bantul pada 1 Februari di Jakarta bersamaan dengan penyerahan sertifikat SNI terhadap lima pasar rakyat lainnya yaitu pasar di Cirebon, Banyumas, Solo, Malang dan Denpasar.

Menurut dia, Pasar Imogiri Bantul mejadi satu-satunya pasar di DIY yang terdiri empat kabupaten/kota yang meraih SNI dari Kemendag, karena dinilai paling luas, lengkap dan paling baik diantara semua pasar di Bantul.

Subiyanta mengatakan, ada banyak parameter yang menentukan bahwa pasar rakyat tersebut layak mendapat sertifikat SNI dari Kemendag, dan Pasar Imogiri telah memenuhi parameter itu setelah mendapat pendampingaan dari lembaga sertifikasi pasar di Jakarta.

“Parameter itu misalnya pelayanan, kerja sama dengan Balai POM untuk pemantauan secara rutin, manajemen pengelolaan, kemudian zonasi penataan pedagang, parkirnya tertib, terjamin keamanan dan tempat pelayanan kesehatan anak dan ibu,” katanya.

Ia juga mengatakan, di pasar tersebut juga terdapat lokasi pengecekan alat ukur atau timbangan, guna memastikan bahwa alat takar maupun timbangan yang digunakan pedagang sesuai dengan takarannya maupun kemasan yang terdapat dalam produk itu.

Subiyanta mengakui untuk mempersiapkan Pasar Imogiri meraih sertifikat SNI dari Kemendag itu membutuhkan waktu lama sejak 2016, dan proses yang paling lama adalah dalam mengubah perilaku pedagang pasar terutama kesehatan produk-produk yang diperdagangkan.

“Tentu ini menjadi kebanggaan bagi Bantul dan harapannya Pasar Imogiri menjadi contoh pasar yang ber-SNI, sehingga nanti pasar-pasar yang lain di Bantul akan kita bawa ke sana dengan pertimbangan yang matang. Kalau nanti ada kesempatan tentu kita persiapkan,” katanya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER