beras sejahtera
Ilustrasi

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebutkan, optimalisasi pengelolaan gudang Sistem Resi Gudang (SRG) di Niten juga bertujuan menjaga kualitas beras yang diproduksi petani setempat.

“Kalau menurut pendapat saya, sesuai dengan perintah atasan optimalisasi pengelolaan fasilitas Gudang SRG ini karena sudah memenuhi syarat untuk menjaga kualitas,” kata Kepala Bidang Distribusi dan Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul Yuswarseno di Bantul, Jumat (30/3).

Menurut dia, optimalisasi pengelolaan Gudang SRG Niten sudah dijalankan sejak beberapa bulan lalu, dan untuk mengajak para petani menjual hasil panen ke Gudang SRG, pihaknya intensif melakukan sosialisasi kepada kelompok tani.

Ia mengatakan, selain untuk membantu petani mendapatkan harga jual panen gabah dengan harga tinggi ketika kadarnya memenuhi syarat untuk kemudian diproses menjadi beras berkualitas, juga keberadaan Gudang SRG menjaga stok pangan itu sendiri.

“Ini kan untuk memproses produsi beras yang bisa dilihat sendiri berasnya bagus, dan mudah-mudahan nanti kita kemas dengan kemasan yang bagus, punya ‘brand’ yang jelas di Bantul, sehingga beras kita akan terangkat,” katanya.

Yuswarseno juga mengatakan, kalau selama dikabarkan kalau di wilayah Yogyakarta dan Bantul terdapat beras berkualitas dalam kemasan berlabel yang didatangkan dari luar daerah itu memungkinkan beras dari Bantul yang dilabeli.

“Jadi kalau selama ini kita mendengar bahwa beras Jogja itu tidak ada dan banyak didatangkan dari luar itu mungkin hanya karungnya. Makanya dengan fasilitas ini bisa efektif mengangkat beras Bantul, saya optimistis,” katanya.

Ia mengatakan, sampai dengan saat ini tercatat sudah sekitar 60 ton gabah yang di resi gudangkan di Gudang SRG Niten, dan dipastikan jumlahnya terus bertambah mengingat saat ini para petani Bantul sedang mengalami panen.

“Yang jelas kalau uangnya tersedia dibeli semua, jadi ini tergantung keuangan, dan apa yang kami kerjasamakan dengan pengelola ini sangat bermanfaat, dan nanti ada kontribusi ke pemda karena kerja sama ada ‘win-win solution’,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...
loading...