Menkes: Tenaga Kesehatan PTT Diatas 35 Tahun akan Diarahkan Menjadi PPPK

0
312
Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K)

KLATEN – Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), menyatakan bahwa tenaga kesehatan PTT Kemenkes yang berusia di atas 35 tahun akan diarahkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Daerah. Pengangkatan tersebut menunggu Peraturan (PP) tentang Manajemen PPPK ditetapkan. Sementara menunggu PP Manajemen PPPK ditetapkan, mereka akan tetap menerima gaji dan insentif dari Kementerian Kesehatan sampai beralih statusnya menjadi PPPK Daerah. Demikian rilis berita yang disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.

Belum lama ini telah diadakan seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Pemerintah Daerah yang berasal dari tenaga kesehatan PTT dari Kementerian Kesehatan . Peserta seleksi berjumlah 43.310 yang mayoritas adalah bidan, sebagian kecil dokter umum dan dokter gigi. Mereka terdiri dari 39.090 PTT dengan usia di bawah 35 tahun dan dengan usia di atas 35 tahun berjumlah 4.220 orang (terdiri dari dokter 86 orang, dokter Gigi 32 orang dan bidan 4.102 orang). Dari jumlah tersebut, sebanyak 39.090 peserta PTT yang berusia < 35 tahun berhasil lolos dan akan diangkat menjadi calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 7 Tahun 2017

Senin 20 Maret 2017 diadakan Rapat Kerja Menkes bersama Komisi IX DPR RI di Gedung Nusantara Jakarta untuk membahas pengangkatan tenaga kesehatan PTT menjadi PNS. Dalam kesempatan tersebut DPR meminta agar Kemenkes meninjau kembali persyaratan batas usia penerimaan CPNS. Akan tetapi Menkes belum bisa memenuhi himbuan tersebut karena batasan umur tersebut sudah sesuai dengan pasal 6 pada PP 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan PNS juncto PP 78 Tahun 2013.

Keputusan Menkes yang tidak mengangkat tenaga PTT Kemenkes usia diatas 35 tahun tentu sangat mengecewakan bagi yang bersangkutan. Pasalnya banyak dari mereka yang masa kerjanya sudah puluhan tahun, sementara disisi lain ada yang masa kerja kurang dari 2 tahun sudah diangkat menjadi PNS dikarenakan umurnya kurang dari 35 tahun.

“Sungguh keputusan ini terasa tidak adil”, demikian ungkap salah satu bidan PTT yang umurnya diatas 35 tahun, tinggal di Klaten dan tidak mau disebutkan namanya.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tenaga kerja asing

Imigrasi Ungkap Gaji TKA Ilegal Yang Fantastis di Nabire

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura, Timika, Papua menyebut puluhan pekerja asing atau TKA ilegal yang bekerja di tambang emas rakyat di...
Sudrajat-Syaikhu

101 Purnawirawan Jenderal Turun Gunung Menangkan Pasangan Asyik

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) telah menerjunkan sebanyak 101 purnawirawan perwira tinggi TNI ke Jawa Barat untuk memperjuangkan kemenangan Pasangan Calon...

Aparat Siap Amankan 332 TPS di Kota Banjar

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Banjar, menggelar apel pasukan dalam rangka pengamanan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kota Banjar serta pemilihan...

Nelayan Dilibatkan Pencarian Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun

SIMALUNGUN, SERUJI.CO.ID  - Basarnas melibatkan nelayan tradisional yang selama ini beroperasi di Danau Toba untuk mencari penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam sejak 18...
Pesawat N219

Baku Tembak dengan Separatis Masih Berlangsung, Evakuasi Sulit Dilakukan

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID -  Maskapai penerbangan Trigana Air kesulitan mengevakuasi kru dan pesawat yang ditembak Kelompok Separatis Papua di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Senin...