Loram Wetan Jadi Desa Cerdas Kedua di Indonesia

0
58
Siti Zuhro
R. Siti Zuhro, pengamat politik dari LIPI. (Foto: Istimewa)

KUDUS, SERUJI.CO.ID – Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dijadikan proyek percontohan desa cerdas yang kedua, setelah sebelumnya diresmikan di Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

“Desa cerdas pertama yang diresmikan yakni di Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada bulan Januari 2017,” kata Peneliti Senior LIPI R Siti Zuhro, di Kudus, Kamis (21/12).

Ciri-ciri daerah yang maju, lanjutnya, ditandai dengan kemajuan desa beserta masyarakatnya.

“Dengan sistem multipartai seperti sekarang masyarakat sudah saatnya semakin cerdas, terutama di desa,” ujarnya.

Apabila masyarakat semakin cerdas, dia optimistis, mereka akan memiliki jati diri dan harga diri, sehingga akan tersinggung ketika ada yang membayar soal hak politik.

“Hal itulah yang akan dibangun LIPI bekerja sama dengan Pemda Kudus untuk membangun desa cerdas, sehingga masyarakatnya nanti semakin cerdas, ekonominya juga cerdas, dan di level pemerintahan desanya juga terakses oleh masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak hanya nilai-nilai ekonominya, melainkan nilai-nilai budaya juga harus diberdayakan.

Ia mencontohkan, untuk masyarakat Kudus tentu akan memunculkan kekudusannya sebagai ciri khas lokal.

“Khas masyarakat Kudus belum tentu dimiliki warga Jakarta. Hal seperti itu yang harus dikelola dan dirawat oleh desa cerdas,” ujarnya.

Untuk mewujudkan desa cerdas, katanya, dibutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten.

Ia berharap, desa cerdas di Kudus bisa didukung semua pihak, karena menjadi syarat terlaksana program desa cerdas.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....