Kunjungi Ponpes Al-Muayyad, Menlu Ajak Santri Diskusi Politik Luar Negeri


SOLO, SERUJI.CO.ID – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Muayyad di Mangkuyudan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/1). Dalam kunjungannya, Menlu Retno memotivasi dan berdiskusi dengan para santri.

Menlu mengawali cerita dengan dua perjuangan diplomasi pada akhir 2017. Yakni diplomasi untuk mendukung perjuangan Palestina serta perjuangan untuk membantu perdamaian di Afghanistan.

Menlu memastikan sikap Indonesia yang akan terus membersamai Palestina mendapatkan hak-haknya.

“Palestina ini isu yang selalu dibahas di politik luar negeri Indonesia. Kenapa kita membela Palestina? Demi perkemanusiaan dan perikeadilan,” beber Retno.

Upaya membantu Palestina, kata Retno, juga disinergikan dengan menteri-menteri dari negara lain.

“Intinya bersinergi agar optimal untuk membantu Palestina,” ungkap Retno.

Di Gaza, Indonesia memiliki beberapa rumah sakit. Salah satunya rumah sakit untuk jantung. Sedangkan di Afghanistan, Indonesia membangun Indonesia Islamic Centre di Kabul. Berbagai program pun dijalankan demi membantu negara-negara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menlu Retno juga memaparkan program kerjasama Indonesia dengan Filipina Selatan di bidang pendidikan. Salah satunya melalui pertukaran santri-santri terbaik.

“Santri-santri bisa kita berikan kesempatan pertukaran. Para santri bisa berkunjung ke luar negeri (Filipina) untuk bercerita mengenai Indonesia, teman-teman, sekolah di sini, pelajaran Islam yang dipelajari. Mengenalkan Islam di Indonesia yang damai,” ujarnya.
(Vita Kurnia/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

close