Kunjungi Ponpes Al-Muayyad, Menlu Ajak Santri Diskusi Politik Luar Negeri

0
100
  • 7
    Shares
Retno Marsudi
Menlu Retno Marsudi (berdiri tengah berbaju hitam) berfoto dengan sejumlah santri ponpes Al-Muayyad Solo, Jateng, Jumat (12/1/2018). (Foto: Vita Kurnia/SERUJI)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Muayyad di Mangkuyudan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/1). Dalam kunjungannya, Menlu Retno memotivasi dan berdiskusi dengan para santri.

Menlu mengawali cerita dengan dua perjuangan diplomasi pada akhir 2017. Yakni diplomasi untuk mendukung perjuangan Palestina serta perjuangan untuk membantu perdamaian di Afghanistan.

Menlu memastikan sikap Indonesia yang akan terus membersamai Palestina mendapatkan hak-haknya.

“Palestina ini isu yang selalu dibahas di politik luar negeri Indonesia. Kenapa kita membela Palestina? Demi perkemanusiaan dan perikeadilan,” beber Retno.

Upaya membantu Palestina, kata Retno, juga disinergikan dengan menteri-menteri dari negara lain.

“Intinya bersinergi agar optimal untuk membantu Palestina,” ungkap Retno.

Di Gaza, Indonesia memiliki beberapa rumah sakit. Salah satunya rumah sakit untuk jantung. Sedangkan di Afghanistan, Indonesia membangun Indonesia Islamic Centre di Kabul. Berbagai program pun dijalankan demi membantu negara-negara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menlu Retno juga memaparkan program kerjasama Indonesia dengan Filipina Selatan di bidang pendidikan. Salah satunya melalui pertukaran santri-santri terbaik.

“Santri-santri bisa kita berikan kesempatan pertukaran. Para santri bisa berkunjung ke luar negeri (Filipina) untuk bercerita mengenai Indonesia, teman-teman, sekolah di sini, pelajaran Islam yang dipelajari. Mengenalkan Islam di Indonesia yang damai,” ujarnya.
(Vita Kurnia/SU05)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU