Kulon Progo Buat Inovasi Pengembangan Potensi Desa

0
165
Kulon progo
Kulon Progo

KULON PROGO, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Pengasih di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membuat inovasi pengembangan potensi desa dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan di wilayah perdesaan.

“Program inovasi desa memang sangat diperlukan dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Camat Pengasih Santoso di Kulon Progo, Ahad (12/11).

Ia mengatakan tiap desa yang ada di wilayah Kecamatan Pengasih harus mempunyai program inovasi ini. Desa Sidomulyo dengan unggulannya Talunombo, Desa Sendangsari unggulannya ada Gua Lawe dan pemandian Clereng. Kemudian Desa Karangsari dengan wisata Kamal, dan Desa Tawangsari unggulannya kelengkeng, Desa Margosari dengan unggulannya Pesona Kalipetir.

Dua desa yang belum bisa menunjukkan keunggulannya yakni Desa Pengasih dan Desa Kedungsari. Desa-desa yang sudah siap dengan unggulannya mohon untuk didahulukan dan terbukti dengan memberikan APBDes-nya dengan kegiatan tersebut.

Saat ini, di wilayah Kecamatan Pengasih, tidak ada timbulnya persoalan tentang kepemilikan lahan maka jika timbul persoalan kempemilikan lahan maka akan menghambat program-program berikutnya.

“Salah satu dari penilaian adalah kegotong-royongan masyarakat untuk satu kegiatan untuk jadi inovasi desa. Desa yang belum siap agar segera dipersiapkan. Diharapkan dalam program inovasi desa wilayah Kecamatan Pengasih diharapkan pada tahun ini minimal satu desa bisa gol dan tercapai,” katanya.

Tenaga Ahli Kabupaten Kulon Progo Teguh Santoso mengatakan penyaluran dana desa merupakan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjalankan mandat sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Setiap tahun dana desa yang diterimakan mengalami kenaikan. Dana desa dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa berskala desa sesuai dengan musyawarah desa.

Kegiatan program inovasi desa hadir sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan meberikan banyak referensi dan inovasi-inovasi pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping desa dalam pengembangan potensi ekonomi lokal.

“Program inovasi desa juga merupakan inivasi atau kebaruan dalam praktik pembangunan serta pertukaran pengetahuan. Desa-desa membutuhkan akses pada pelatanan teknis yang berkualitas dan solusi inovatif dalam penggunaan dana desa harus selektif mungkin,” katanya.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...