Empat Korban Tank Terperosok Jalani Perawatan di RSU

PURWOREJO, SERUJI.CO.ID – Empat korban tank terperosok di Sungai Bogowonto Purworejo, Jawa Tengah, dirawat di Rumah Sakit Umum Purworejo.

Berdasarkan pantauan di RSU Purworejo, Sabtu (10/3), empat korban tersebut terdiri atas tiga anak-anak dan satu orang dewasa yang merupakan pengasuh salah satu anak.

Korban yang dirawat di RSU, yakni Khofifah Zaki Rajendra (6) warga Ngrapah, Kelurahan Domplang, Purworejo, Nabhan Dzulfadli Fauzi (4) warga Sindurejan Purworejo, Anindya Fauziah (3) warga Sindurejan, dan Endah Purwaningsih (55) yang merupakan salah satu pengasuh anak.

Seorang korban selamat Ana Rahayu yang juga merupakan orang tua Anindya Fauziah mengatakan waktu itu dia bersama anaknya duduk di atas tank, tiba-tiba tank nyungsep ke depan dan para siswa masuk ke air.

“Begitu anak saya masuk air langsung saya angkat, kemudian saya gendong,” katanya.

Ia menuturkan anaknya kini masih trauma dan menjalami perawatan di RSU Purworejo.

Orang tua Khofifah Zaki Rajendra, Bekti mengatakan dirinya menemani anaknya naik tank setelah selesai outbond.

“Outbond sebenarnya sudah selesai, kemudian anak-anak dinaikkan tank, tiba-tiba waktu melewati sungai tank nyungsep,” katanya.

Ia menuturkan dirinya bersama anaknya naik tank nomor tiga yang membawa sekitar 14 siswa bersama pendamping.

Ia mengatakan dirinya masih sedikit pusing dan anaknya masih trauma. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.