Kargo Bandara Internasional Yogyakarta Akan Segera Dioperasikan PT Angkasa Pura

KULON PROGO, SERUJI.CO.ID – PT Angkasa Pura I akan segera mengoperasikan terminal kargo untuk domestik dan luar negeri di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pelaksana tugas sementara General Manager YIA Agus Pandu Purnama di Kulon Progo, Kamis (11/7), mengatakan, saat ini sudah ada tiga maskapai yaitu Lion group kemudian ditambah dengan Garuda group yang akan memanfaatkan fasilitas kargo tersebut.

“Artinya gedung kargo ini memang dipersiapkan untuk para pengusaha yang bergerak di bidang kargo dan kami sudah siap secara operasional peralatan gedung sudah 100 persen bisa digunakan para maskapai penerbangan,” kata Agus Pandu.

Ia mengatakan di YIA telah dibangun terminal kargo yang cukup besar dan luas. Terminal kargo di bandara baru Kulon Progo kini telah selesai dibangun kapasitasnya mampu menampung barang hingga 500 ton per hari.


“Terminal kargo ini memiliki kapasitas lebih dari 500 ton per hari, yang terdiri dari kapasitas kargo internasional 200 ton per hari dan domestik 300 ton per hari,” katanya.

Jumlah tersebut meningkat lima kali lipat dibanding dengan kapasitas terminal kargo yang ada di Bandara Internasional Adisutjipto. “Sekarang akan kami komunikasikan dengan maskapai penerbangan,” katanya,

Sementara itu, Airport Operation and Services Senior Manager PT Angkasa Pura I Nyoman Noer Rohim, mengatakan belum adanya maskapai yang memanfaatkan fasilitas ini karena YIA belum beroperasi penuh. Di samping itu YIA juga baru mengakomodasi penerbangan khusus penumpang.

Noer memastikan fasilitas yang ada sudah siap digunakan. Di antaranya mesin timbang, ruang penyimpanan barang, hingga yang berbeda dibandingkan terminal kargo di Adisucipto, yakni keberadan ruang penampungan jenazah.

Kondisi ini terjadi karena belum ada maskapai penerbangan yang berminat memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Aktivitas pengiriman barang lewat jalur udara dari dan menuju Yogyakarta hingga saat ini masih terpusat di Bandara Adisutjiipto Sleman,” katanya.

Seperti diketahui, angka ekspor DIY sampai saat ini tergolong kecil. Mahalnya biaya ekspor akibat belum adanya pelabuhan atau bandara yang memadai mengakibatkan ekspor dilakukan melalui terminal ekspor di daerah lain seperti Surabaya, Semarang ataupun juga Jakarta. Satu-satunya terminal ekspor di DIY hanyalah Bandara Internasional Adisutjipto. Namun kapasitas kargo di bandara ini cukup kecil.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan secara kumulatif, nilai ekspor DIY selama Januari-Mei 2019 mencapai 173,2 juta dolar AS atau menurun 6,43 persen dibanding periode yang sama 2018. Selama periode Januari – Mei 2019, Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang menjadi pangsa pasar terbesar mencapai 56,81 persen.

Sementara pengiriman yang dilakukan dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui bandara Adi Sutjipto sebesar 1,1 juta dolar AS (2,84 persen).

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Perluasan Ganjil-Genap Hari Pertama: Pemprov DKI Klaim Polusi Udara Turun

"Semalam Airvisual telah merilis hasil pengukuran mereka, di mana Jakarta yang sebelumnya ada di peringkat satu atau dua kota terpolusi di dunia, semalam saya lihat di rilisnya sudah turun jadi peringkat ke 9," ujar Syafrin

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.