Kapasitas Parkir Terbatas, Pemkot Yogyakarta Dorong Pengembangan Area Parkir di Malioboro

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta terus mendorong beberapa pihak untuk bisa memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan Malioboro, khususnya dalam penyediaan lokasi parkir yang memadai.

“Salah satunya adalah berkoordinasi dengan PT KAI untuk bisa menambah kapasitas parkir di bawah tanah. Ini baru sebatas usulan saja, tetapi terus kami upayakan agar bisa direalisasikan,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin (24/6).

Menurut Heroe, jika parkir bawah tanah di bawah kawasan Stasiun Tugu milik KAI bisa direalisasikan, maka akan ada tambahan kapasitas parkir untuk sekitar 1.200 mobil.

Meskipun demikian, Heroe menyadari jika realisasi pekerjaan pembangunan parkir bawah tanah di kawasan stasiun tersebut bukan pekerjaan yang mudah karena ada beberapa kendala yang akan dihadapi, di antaranya status lahan hingga biaya yang harus dikeluarkan.

Selain di kawasan Stasiun Tugu, usulan penambahan parkir bawah tanah tersebut juga diwacanakan dibangun di beberapa titik lain seperti di Pasar Beringharjo atau di kawasan sekitar Benteng Vredeburg hingga Taman Pintar. “Hanya saja, untuk kawasan ini ada kendala pada faktor akses yang dinilai sulit,” katanya.

Sebelumnya, Heroe juga melontarkan rencana pembangunan parkir bawah tanah di kawasan Stadion Kridosono sejalan dengan penataan kawasan tersebut.

Keterbatasan parkir di sekitar kawasan Malioboro selalu muncul sebagai permasalahan yang dihadapi Kota Yogyakarta saat libur panjang, seperti Lebaran.

Di kawasan Malioboro, terdapat tujuh kantong parkir yang dikelola pemerintah maupun swasta. Kantong parkir dari pemerintah memiliki kapasitas 300-400 mobil, 70-80 bus dan sekitar 4.000 sepeda motor. “Kapasitas tersebut belum cukup,” katanya.

Heroe mengatakan, untuk mengantisipasi kepadatan saat libur panjang perlu dilakukan upaya jangka pendek yaitu dengan memetakan lahan-lahan kosong yang bisa ditempati untuk parkir insidental.

“Misalnya meminta pemilik lahan kosong untuk menyediakan lahannya sebagai lahan parkir sementara,” katanya.

Ia mengatakan, nantinya juga diwacanakan mengenai penyiapan moda transportasi tradisional seperti becak dan andong di tempat parkir untuk mengantarkan wisatawan menuju tempat wisata. “Tentunya, dengan rute yang tetap dan tarif yang tetap. Harapannya, wisatawan pun tidak kesulitan menuju tempat wisata,” katanya.

Selain itu, Heroe juga mengusulkan agar syarat pembangunan bangunan atau gedung baru menyediakan lokasi parkir yang cukup sehingga 20-30 persen kapasitas parkir tetap bisa digunakan untuk kebutuhan umum sehingga nantinya tidak ada lagi parkir tepi jalan umum.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pribumi vs Non Pribumi

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O