KAI Purwokerto Beri Diskon 10 Persen Untuk Pembelian Tiket Selama Hari Koperasi Nasional

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID – Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, mengatakan, Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto memberikan diskon sebesar 10 persen untuk pembelian tiket sejumlah KA periode 9-15 Juli 2019 dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional 2019.

“Diskon tersebut diberikan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan kereta api dan menyukseskan peringatan Hari Koperasi Nasional Tahun 2019 di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto pada tanggal 9-15 Juli 2019,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/7).

PT KAI Daop 5 Purwokerto memberikan diskon sebesar 10 persen untuk pembelian tiket kereta api komersial jarak menengah dan jauh yang diberangkatkan dari maupun menuju Purwokerto pada tanggal 8-18 Juli 2019.

Ia mengatakan diskon sebesar 10 persen itu diberikan pada tiket KA Purwojaya, KA Sawunggalih Pagi, KA Sawunggalih Sore, KA Kutojaya Utara, KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Bogowonto, KA Mataram, KA Senja Utama Solo, KA Senja Utama Yogyakarta, KA Jayakarta Premium, KA Taksaka, KA Singasari, KA Fajar Utama Yogyakarta, KA Jaka Tingkir, dan KA Bima.

“Ada beberapa persyaratan dan ketentuan untuk mendapatkan diskon pembelian tiket KA-KA tersebut, yakni diskon diberikan kepada calon penumpang yang melakukan pembelian tiket di loket stasiun selama tempat duduk masih tersedia dengan periode pemesanan tiket pada tanggal 5-18 juli 2019,” katanya.

Ia mengatakan, tiket diskon dapat dibatalkan dan diubah jadwal keberangkatannya serta tiket diskon tidak dapat digabung dengan reduksi atau diskon lainnya.

Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Tahun 2019 yang bertema Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0 akan dipusatkan di Purwokerto dengan serangkaian kegiatan, antara lain Harkopnas Expo 2019 yang digelar pada 11-14 Juli dan Jambore Koperasi Harkopnas 2019 pada tanggal 10-12 Juli.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri puncak peringatan Harkopnas Tahun 2019 yang akan digelar di Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, pada tanggal 12 Juli.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER