Jalan Tol Yang Akan Dibangun di DIY Diharapkan Mengakomodir Destinasi Wisata

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta  mengharapkan desain jalan tol yang akan dibangun melintas di daerah ini mengakomodir akses jalan keluar masuk ke destinasi wisata maupun kuliner wilayah provinsi ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi di Kabupaten Bantul, DIY, Kamis (13/6), membenarkan bahwa Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X belum sepenuhnya menyepakat rencana pembangunan jalan Tol Yogyakarta, karena akan menutup akses ke masyarakat setempat.

“Artinya kita cari jalan tengah, kalau konsep tol itu kan (kendaraan) melewati tanpa berhenti kan, mestinya ada sistem perencanaan yang mengakomodir itu semua,” kata Gatot usai acara Syawalan Gubernur dengan jajaran Pemkab Bantul.

“Jadi yang pertama kita menciptakan ‘rest area’ atau titik simpul yang bisa turun ke destinasi untuk UMKM (usaja mikro, kecil dan menengah), destinasi untuk kuliner,” kata Gatot.

Ia menjelaskan, dari tiga ruas jalan tol yang direncanakan di DIY, baru ruas Bawen-Yogyakarta yang disepakati dengan panjang sekitar 10 sampai 15 kilometer di Yogyakarta, sementara ruas tol Yogyakarta-Solo dan ruas jalan tol Yogyakarta-Cilacap belum dipastikan.

Gatot kemudian menjelaskan, untuk ruas Yogyakarta-Solo itu karena kalau melewati wilayah Prambanan tentunya jangan melintas di atas situs Prambanan, karena aturannya sekitar 500 meter dari bangunan sejarah itu harus bebas.

“Kemudian situs tersebut juga destinasi wisata, sehingga tentunya desain tol memperhitungkan untuk bisa turun ke situ (Prambanan), simpul-simpul untuk turun naik dan sebagainya, pintu masuk, pintu keluar dan sebagainya,” katanya.

Ia mengatakan, ruas tol Yogyakarta-Cilacap belum pasti karena selain ada bandara internasional di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Gubernur DIY juga ingin agar jalur jalan lintas selatan (JJLS) di selatan DIY difungsikan secara optimal.

“Gubernur menghendaki JJLS difungsikan, kemudian jalan nasional difungsikan, artinya jangan sampai begitu ada jalan tol yang melintas di atas dua jalan tersebut jalan yang ada sekarang tidak optimal, kita masih diskusikan,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy