Harga Cabai Anjlok, Petani Cabai Ini Bagikan Cabainya Secara Gratis

BANTUL – Sedihnya menjadi petani cabai. Harga komoditas sayuran di tingkat petani yang saat ini terjun bebas membuat mereka tak bersemangat. Para petani itu merelakan cabainya membusuk di ladang ketimbang harus mengeluarkan ongkos panen yang justru membuat mereka tambah rugi.

Postingan akun facebook Digta Perjaka di grup facebook Info Cegatan Jogja yang tawarkan untuk memanen tanaman cabai miliknya secara gratis sempat menggegerkan grup Info Cegatan Jogja.

Pemilik akun Digta Perjaka, Dygta (25) mengaku kesal dengan harga jual cabai saat ini yang hanya laku sekitar Rp 5 ribu per kilogram.

Dengan harga jual panen yang sangat murah membuat ia merugi, bahkan hasil jual cabai tidak cukup untuk biaya upah petik saat memanen cabai. Sehingga, ia memilih membiarkan tanaman cabai di lahan ukuran 7×12 meter itu untuk tidak dipanen.

Ia kemudian iseng menawarkan cabai miliknya untuk dipanen secara gratis bagi siapapun yang menginginkannya.

“Daripada rugi mending tidak dipanen. Saya pernah nawarin ke pedagang, tapi memberi harga semaunya sendiri, hanya Rp 3 ribu per kilogram. Saya kemudian menawarkan cabai saya secara gratis bagi siapa saja melalui facebook,” ujar Dygta kepada SERUJI, Jumat (15/9).

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER