Hadiri Khataman dan Haul di Ponpes An-Najah, Presiden Ingatkan Keberagaman


SRAGEN, SERUJI.CO.ID – Pondok Pensantren An-Najah di Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah menggelar khataman Quran dan haul. Acara yang dilangsungkan pada Sabtu (14/7) malam tersebut dihadiri oleh Presiden Jokowi.

Selain Jokowi, hadir pula sejumlah tokoh lainnya. Seperti Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dalam acara tersebut, presiden kembali mengingatkan mengenai kondisi Indonesia. Indonesia, katanya, merupakan negara yang dianugerahi keberagaman.

Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki penduduk 263 juta. Penduduk Indonesia hidup di 17 ribu pulau dan memiliki 714 suku dengan bahasa serta tradisi yang berbeda-beda.

“Inilah anugerah yang diberikan Allah kepada kita,” ungkap Jokowi saat menyampaikan sambutan.

Ia menambahkan, bentangan negara Indonesia amat besar. Hal tersebut ia buktikan saat terbang dari Aceh hingga Papua. Penerbangan memerlukan waktu lebih dari 9 jam.

Presiden Jokowi saat hadir dalam acara khataman Quran di Ponpes An-Najah, Sragen, Sabtu (14/7/2018). (foto:Vita K/SERUJI)

“Itu kalau kita terbang dari London, bisa sampai ke Turki, melewati beberapa negara,” jelas Presiden.

Terhadap keberagaman tersebut, presiden meminta masyarakat menjaga Ukhuwah Islamiah dan Ukhuwah Wathaniyah.

“Sebab kerukunan, persatuan dan persaudaraan adalah aset terbesar bangsa Indonesia,” pungkas dia. (VITA)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close