close

Gubernur Jateng Diminta Evaluasi PPDB SLTA Yang Tidak Berkeadilan

SOLO, SERUJI.CO.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK tahun 2018 ini, memunculkan beragam polemik. Beberapa orang tua siswa mengeluhkan aturan penerimaan siswa dari keluarga miskin (gakin).

Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo mengemukakan, beberapa orang tua siswa mendatangi dirinya. Mereka menyampaikan keluh-kesah terhadap aturan gakin yang dianggap menggeser siswa-siswi berprestasi.

“Pada datang ke saya mengeluh. Padahal untuk PPDB SMA itu kewenangan dari provinsi,” ujar pria yang akrab disapa Rudy tersebut di Solo, Ahad (8/7).

Meski bukan di bawah kewenangan pemerintah Kota Surakarta, Rudy mengaku akan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait aturan PPDB kepada Gubernur Jawa Tengah.


Rudy sepakat harus ada evaluasi agar persoalan ini tidak berkepanjangan. “Memang harus dievaluasi,” katanya.

Sebelumnya, beberapa orang tua murid mengeluh putra-putri mereka kesulitan memasuki sekolah negeri. Lantaran tergeser oleh siswa gakin.

Salah satu orang tua siswa, Anto mengaku sekolah negeri harus menerima siswa gakin dengan kuota minimal 20 persen dari kuota total. Aturan ini menjadi polemik sebab tidak dibarengi dengan aturan batas maksimal kuota.

“Lebih-lebih tidak ada batas minimal nilai untuk gakin. Jadi anak saya yang rata-ratanya tinggi bisa digeser oleh gakin dengan nilai di bawahnya,” paparnya.

Ia berharap pemerintah provinsi segera melakukan evaluasi. Sistem pendidikan, katanya, harus dijalankan dengan lebih adil.

“Malah kalau masuk harus tes dulu seperti perguruan tinggi. Saya kira itu lebih fair,” pungkasnya. (Vita K/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi